Seskab Teddy Indra Wijaya di Posisi Kedua Survei Kinerja Kabinet

Newswire
Newswire Sabtu, 08 Agustus 2026 20:37 WIB
Seskab Teddy Indra Wijaya di Posisi Kedua Survei Kinerja Kabinet

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya menempati posisi kedua dalam survei penilaian positif publik terhadap kinerja jajaran Kabinet Merah Putih.

Survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) tersebut menempatkan Teddy dengan tingkat penilaian positif sebesar 33,5 persen. Posisi pertama ditempati Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan angka 42,8 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan penilaian publik terhadap kinerja pejabat kabinet memiliki keterkaitan dengan tingkat popularitas masing-masing figur.

"Persepsi publik terhadap menteri yang dianggap bekerja dengan baik, ini linier dengan popularitas. Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ketiga," kata Dedi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Setelah Purbaya dan Teddy, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menempati posisi ketiga dengan penilaian positif 32 persen.

Selanjutnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh penilaian positif 30,9 persen. Kemudian Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan 26,5 persen dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 25,3 persen.

Popularitas Teddy Masuk Tiga Besar

Teddy juga tercatat sebagai salah satu pejabat kabinet dengan tingkat popularitas tinggi.

Sebanyak 41 persen responden mengaku mengenal atau mengetahui nama Sekretaris Kabinet tersebut. Angka itu berada di bawah Purbaya Yudhi Sadewa yang memiliki tingkat popularitas 43,5 persen.

Sementara itu, tingkat popularitas Bahlil Lahadalia tercatat 32,8 persen. Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh 30,4 persen dan Zulkifli Hasan sebesar 26,1 persen.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat pengenalan publik terhadap seorang pejabat menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan persepsi terhadap kinerja mereka.

Dedi sebelumnya menyebut persepsi positif terhadap pejabat kabinet berjalan beriringan dengan popularitas figur yang bersangkutan.

Pigai Dinilai Punya Kinerja Kurang Baik

Selain mengukur penilaian positif, IPO juga mengukur persepsi masyarakat terhadap pejabat kabinet yang dinilai memiliki kinerja kurang baik.

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai berada di posisi teratas dalam kategori tersebut dengan angka 51,8 persen.

Posisi berikutnya ditempati Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dengan 48,5 persen. Sementara Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tercatat sebesar 4,5 persen.

"Yang pertama adalah Menteri HAM Natalius Pigai 51,8 persen, Menteri PU Dody Hanggodo 48,5 persen, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen," ujar Dedi.

Dedi menilai persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah tidak bersifat permanen. Penilaian publik dapat berubah mengikuti dinamika dan perkembangan situasi yang terjadi.

"Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian," katanya.

Survei Libatkan 1.200 Responden

Survei IPO dilaksanakan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026.

Penelitian tersebut melibatkan 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS).

Survei memiliki margin of error sebesar 2,9 persen dengan tingkat akurasi 95 persen. Pengumpulan data dilakukan di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Hasil survei tersebut memberikan gambaran mengenai tingkat penerimaan publik terhadap kinerja sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih sekaligus tingkat popularitas masing-masing figur di mata responden.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online