Advertisement
JK Soal Kasus Novel Baswedan: Tim Beri Penjelasan Minggu Depan
Kamis, 11 Juli 2019 - 06:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/4/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Markas Besar Kepolisian diharapkan segera mengungkap temuan tim pencari fakta kasus pinyiraman air keras Novel Baswedan. Harapan tersebut disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Tim gabungan itu nanti minggu depan akan memberikan penjelasan," kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Rabu (10/7/2019).
Menurutnya kepastian penjelasan dari Polri ini setelah dirinya menerima laporan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian.
"Tadi saya bicara juga [dengan] Kapolri, dia akan memberi penjelasan ke masyarakat minggu depan," katanya.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal mengungkapkan laporan yang diserahkan TGPF Novel ke Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian pada Selasa (9/7/2019) malam, jumlahnya cukup banyak.
Polri mengaku masih mempelajari hasil investigasi yang diserahkan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk kasus penyiraman air keras ke Novel Baswedan, terutama adanya tiga jenderal aktif yang diperiksa oleh tim tersebut.
"Tim gabungan itu nanti minggu depan akan memberikan penjelasan," kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Rabu (10/7/2019).
Menurutnya kepastian penjelasan dari Polri ini setelah dirinya menerima laporan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian.
"Tadi saya bicara juga [dengan] Kapolri, dia akan memberi penjelasan ke masyarakat minggu depan," katanya.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal mengungkapkan laporan yang diserahkan TGPF Novel ke Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian pada Selasa (9/7/2019) malam, jumlahnya cukup banyak.
Polri mengaku masih mempelajari hasil investigasi yang diserahkan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk kasus penyiraman air keras ke Novel Baswedan, terutama adanya tiga jenderal aktif yang diperiksa oleh tim tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Balik Long Weekend, 30 Ribu Penumpang Padati Daop 6 Jogja
Jogja
| Senin, 19 Januari 2026, 02:17 WIB
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Wisata
| Sabtu, 17 Januari 2026, 14:07 WIB
Advertisement
Berita Populer
- Stok Pangan di Sudan Kritis, PBB Minta Dana Mendesak
- Film Baru Edwin, Monster Pabrik Rambut Tayang di Berlinale
- Inter Milan Menang Tipis di Kandang Udinese, Lautaro Penentu Tiga Poin
- Liverpool Kembali Gagal Menang, Liga Inggris Pekan ke-22 Penuh Kejutan
- TNI AU Kerahkan H225M Cari Pesawat ATR IAT Hilang Kontak
- Arsenal Tertahan Tanpa Gol di Markas Forest, Gagal Menjauh
- Jadwal KA Bandara YIA-Tugu Beroperasi Normal Minggu 18 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



