Advertisement
1 Taruna Akmil Tak Diwisuda, Ini Sebabnya..
Sejumlah Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI AD tahun 2019 meneriakkan yel yel saat tradisi "Pesta Air" di kolam renang Akademi Militer (Akmil) Pisangan Magelang, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). - Ist/Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG--Seorang taruna dari 260 taruna tingkat IV Akademi Militer Magelang terpaksa tidak ikut diwisuda oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa karena terkendala fisik dan kesehatan akibat cedera saat latihan terjun payung.
“Ada satu orang pernah menjadi taruna tetapi karena ada kendala dalam hal fisik dan kesehatan sehingga hanya bisa meneruskan untuk akademiknya saja," kata Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Magelang usai penutupan pendidikan dan wisauda sarjana taruna Akmil tingkat IV di Lapangan Pancasila Akmil, Senin (8/7/2019).
Advertisement
Sebanyak 259 orang taruna/taruni Akmil yang diwisuda, terdiri atas 244 taruna dan 15 taruni. Satu orang yang tidak diwisuda diberi kesempatan untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.
"Hari ini kita menutup pendidikan sekaligus wisuda sarjana untuk taruna Akmil tingkat IV yang tanggal 16 Juli 2019 akan dilantik oleh Prsiden di Istana Negara," katanya.
BACA JUGA
Ia mengatakan mereka sudah empat tahun melaksanakan pendidikan, mereka juga sudah memperdalam kecabangan sesuai dengan pilihan masing-masing dan peruntukan yang diatur oleh Mabes TNI dan mereka siap bertugas.
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan ucapan selamat kepada seluruh taruna/taruni yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik dan berhak menyandang gelar sarjana terapan pertahanan (S.Tr.Han).
Kasad berharap agar prestasi yang telah diraih ini dapat terus dikembangkan dalam karier sebagai perwira TNI AD nantinya. Ia meminta kepada seluruh taruna yang diwisuda tersebut, agar terus belajar dan berlatih, membentuk diri masing-masing menjadi perwira yang profesional dan pemimpin-pemimpin TNI AD yang dapat diandalkan.
"Menjadi ahli dan pakar kemiliteran yang disegani, tidak hanya karena jago dalam hal teknis dan taktis, tetapi juga karena sikap, kedewasaan berpikir, serta wawasan keilmuan yang luas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Jadi 12 Kg di Bantul Terbongkar
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- Menkeu Tegaskan Kebijakan BBM Subsidi Atas Arahan Presiden
- Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini, Berangkat dari Stasiun Palur, 8 April
- Hasil Real Madrid vs Bayern Skor 1-2, Harry Kane Bungkam Bernabeu
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Rabu 8 April 2026 Naik dari Tugu
- Ketua KPK Belum Terima Panggilan Dewas soal Kasus Haji
Advertisement
Advertisement







