Kasus Keracunan MBG Berpeluang Diproses Pidana dan Perdata, Polisi Harus Proaktif
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Seorang pria tiba-tiba hidup lagi setelah dinyatakan meninggal dunia.
Pria bernama Mohammad Furqon (20) baru saja membuat geger sebagian warga di India. Pemuda itu sebelumnya dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim dokter, namun tiba-tiba bangun tepat di hari pemakamannya.
Sontak hal itu membuat para pelayat terkejut setelah jasad Mohammad Furqan tiba-tiba bangun saat prosesi pemakaman di Kota Lucknow di bagian India Utara, demikian dikutip dari Fox News, Senin (8/7/2019).
Usai terbangun dari \'kematian\' Mohammad Furqon segera dibawa ke rumah sakit dan dipasang ventilator untuk mendukung kehidupannya.
Dari laporan Independent, Furqan tidak sadarkan diri sejak 21 Juni ketika dia mengalami kecelakaan.
Dokter menyatakan dia meninggal pada hari Senin pekan lalu. Tetapi secara kebetulan, tidak lama kemudian keluarga Furqan mengatakan kepada rumah sakit bahwa mereka tidak lagi memiliki dana untuk membayar perawatannya.
Keluarga mengatakan kepada Hindustan Times bahwa situasi membuat mereka trauma karena mereka tidak hanya harus berdamai dengan kematian Furqan, tetapi kemudian melihatnya bergerak selama pemakaman.
"Kami terkejut, kami sedang bersiap untuk penguburan ketika beberapa dari kami melihat gerakan di anggota tubuhnya. Kami segera membawa Furqan ke rumah sakit Ram Manohar Lohia di mana para dokter mengatakan ia masih hidup dan telah memberinya dukungan ventilator," kata kakak lelaki Furqan, Mohammad Irfan.
"Kami telah membayar Rs 7 lakh (atau sekitar Rp 140 juta) ke rumah sakit swasta sebelumnya dan ketika kami memberi tahu mereka bahwa kami kehabisan uang, mereka menyatakan Furqan meninggal," tambahnya.
Sementara kepala petugas medis kota juga mengatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan dalam praktik medis negara itu.
"Kami telah mengetahui insiden tersebut dan masalah ini akan diselidiki secara menyeluruh," kata kepala petugas medis Narendra Agarwal.
"Pasien dalam kondisi kritis tetapi jelas tidak mati otak. Dia memiliki denyut nadi, tekanan darah dan refleksnya bekerja. Dia telah diberi dukungan ventilator," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Jadwal SIM Keliling Sleman Jumat 18 September 2026 di MPP, Simmade AMPTA, dan Satpas Polresta. Cek lokasi serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Ratusan warga Desa Pengkok, Kedawung, Sragen menggelar aksi unjuk rasa akibat listrik sering padam saat Magrib selama sebulan terakhir. Mereka menuntut PLN gant
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 18 September 2026 melayani 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 18 September 2026 melayani rute PP dengan tarif Rp12.000. Cek jam keberangkatan dari Malioboro dan Pantai Parangtri
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.