Bongkar Koper, Petugas Curiga Calon Haji Asal Bangkalan Ingin Jual Rokok di Arab Saudi

Jemaah calon haji berjalan menuju pesawat yang akan memberangkatkannya ke Arab Saudi. Ilustrasi. - ANTARA/Umarul Faruq
08 Juli 2019 08:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SURABAYA- Calon haji asal Bangkalan, Jawa Timur kedapatan membawa rokok dalam jumlah yang berlebih.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya membongkar sebanyak 76 koper milik calon haji asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, saat memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

"Puluhan koper itu terdeteksi pemindai sinar X berisi barang bawaan yang patut diduga dilarang oleh aturan penerbangan internasional," kata Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Jamal kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Minggu (7/7/2019) malam.

Saat dibuka satu persatu di hadapan masing-masing pemiliknya, petugas PPIH Embarkasi Surabaya menemukan rokok dan obat-obatan dengan jumlah yang berlebihan.

Ia menjelaskan untuk barang bawaan rokok yang diperbolehkan bagi setiap calon haji menurut aturan penerbangan internasional berjumlah dua slof atau 24 bungkus.

Begitu pula untuk obat-obatan, yang diperbolehkan dibawa menurut aturan penerbangan internasional hanya secukupnya sesuai kebutuhan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Menurut dia, rata-rata yang ditemukan di tiap koper milik calon haji asal Bangkalan adalah kelebihan barang bawaan rokok dan obat-obatan.

"Seluruh obat-obatan yang kami temukan di tiap koper adalah legal. Hanya jumlahnya kelebihan. Begitu juga untuk barang bawaan rokok, di 76 koper yang kami amankan itu berisi lebih dari dua slof," katanya.

Jamal menduga ada kesengajaan membawa rokok dan obat-obatan dalam jumlah yang melebihi aturan penerbangan internasional untuk dijual kembali di Arab Saudi.

"Tadi ada yang mengaku sengaja membawa banyak rokok karena memang berniat menjualnya di Arab Saudi. Harga rokok di Arab Saudi berkisar antara Rp50 ribu dan bahkan ada yang mencapai Rp500 ribu per bungkus," katanya.

Ia juga menengarai dari banyaknya koper milik calon haji asal Bangkalan yang ditemukan membawa rokok dan obat-obatan dalam jumlah berlebihan untuk tujuan dijual di Arab Saudi bisa jadi ada seseorang yang mengkoordinir.

"Namun, untuk melakukan penyelidikan ke arah sana bukan merupakan ranah kami. Tugas PPIH Embarkasi Surabaya adalah memastikan calon haji bisa berangkat ke Tanah Suci sesuai aturan keimigrasian yang berlaku," katanya.

Calon haji asal Bangkalan berjumlah 445 orang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 8 Embarkasi Surabaya. Setelah melalui proses keimigrasian dan pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, menurut jadwal akan berangkat ke Tanah Suci pada Senin (8/7) pukul 19.30 WIB.

Sumber : Antara