Kemenpar Rilis Data Pariwisata 2025 di 10 Destinasi, Ini Daftarnya
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
Harianjogja.com, JAKARTA--Thoriq Rizky, pendaki gunung Piramid di Bondowoso yang hilang sejak 25 Juni 2019 lalu, dikabarkan telah diketemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Thoriq hilang di Gunung Piramid sejak Selasa (25/7/2019) saat mendaki bersama tiga temannya.
Hal itu diketahui dari tagar #Thoriq yang muncul menjadi trending topik di twitter hari ini yang jumlahnya mencapai lebih dari 16.000 cuitan.
Salah satu cuitan berasal dari paranormal Mbah Mijan yang mengucapkan duka atas meninggalnya Thoriq.
"Innalillahiwainnailaihirojiun, turut berduka atas meninggalnya Thoriq Rizky Maulidan. Thoriq adalah remaja yang hilang saat mendaki Gunung Piramid Bondowoso. Terimakasih atas kerja keras semua pihak hingga menemukan jasadnya," tulisnya
Selain itu, komunitas Wanadri atau Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri adalah organisasi kegiatan alam bebas yang berkedudukan di Bandung, Indonesia juga menyiarkan rilis melalui akun instagram pribadinya.
Berikut pernyataan mereka.
RILIS PERS DITEMUKANNYA SURVIVOR THORIQ DI GUNUNG PIRAMID
Survivor atas nama Thoriq Rizki Maulidan yang hilang di Gunung Piramid Bondowoso, sejak Minggu, 23 Juni 2019 telah ditemukan pada tanggal 5 Juli 2019 pukul 15.30 WIB oleh Tim SAR Wanadri, Gema Mahapeta Univ. Bondowoso (GMPT), Relawan Brigadir Penolong, dan Tim SAR Gabungan, dengan kondisi sudah tidak bernyawa saat ditemukan, inna lillahi wa inna ilaihi raj’iun. Sebelumnya pencarian survivor Thoriq sudah dilakukan sejak tanggal 24 Juni 2019 dan ditutup pada 30 Juni 2019 secara resmi.
Tim SAR Susulan Wanadri yang berangkat pada 30 Juni 2019, dengan niat ingin melaksanakan misi kemanusiaan, masih memiliki harapan bahwa survivor masih dapat ditemukan. Dengan segala upaya dan pendekatan, Tim Wanadri bersama beberapa Tim SAR Gabungan di lapangan yang masih ingin melakukan pencarian meminta izin kepada keluarga survivor untuk kembali dilakukan pencarian. Setelah proses perizinan keluarga dan instansi pemerintah, akhirnya tanggal 3 Juli 2019 pencarian kembali dilakukan dengan izin keluarga survivor dan instansi pemerintahan terkait.
Sejak Kamis, 4 Juli 2019, Tim SAR Gabungan mulai bergerak untuk melakukan pencarian survivor kembali. Kabar dari anggota Wanadri Eko Wahyu Prasetyo (5/7), survivor telah ditemukan di Gunung Piramid bagian Selatan dengan kondisi sudah tidak bernyawa. “Melihat dari terjalnya medan tempat ditemukannya survivor, diduga survivor terjatuh dan terperosok lalu tersangkut di batang pohon,” ujar Eko pada Bidang Operasional Wanadri di Bandung. “Selanjutnya survivor akan dievakuasi mulai Sabtu (6/7) pagi dengan bantuan tim evakuasi medan terjal yang sudah memiliki standar keamanan evakuasi,” pungkasnya.
Dengan ditemukannya survivor, kami mengucapkan terima kasih atas semua dukungan dari segala pihak yang telah membantu proses pencarian dari awal sampai akhir dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Mari kita doakan proses evakuasi berjalan dengan lancar dan semoga almarhum Thoriq Rizki Maulidan diterima di sisi Allah SWT, juga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Terima kasih. Jasamu abadi!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
Astra Motor merayakan HUT ke-56 dengan memberikan kesempatan kepada konsumen membawa pulang Honda Vario 125 Street seharga Rp5,6 juta melalui undian Hepigo Poin
Revitalisasi SDN Kokap di Kulonprogo pascalongsor mencapai 90 persen. Disdikpora menargetkan sekolah kembali aman dan nyaman untuk belajar.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjatuhkan sanksi administratif terhadap 32 konsesi kehutanan seluas 1,93 juta hektare terkait penanganan karhutla.
Bagi sebagian pengendara, perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang bagaimana menikmati setiap momennya dengan nyaman.
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.