3 Kapal Tanker Meledak Saat Melintasi Selat Hormuz

Newswire
Newswire Kamis, 23 Juli 2026 11:47 WIB
3 Kapal Tanker Meledak Saat Melintasi Selat Hormuz

Selat Hormuz Iran. - ist

Harianjogja.com, TEHERAN—Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim tiga kapal tanker minyak yang disebut mendukung Amerika Serikat mencoba melintasi jalur selatan Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau. Menurut pernyataan IRGC, satu tanker dilaporkan meledak dan terbakar, sementara dua kapal lainnya berbalik arah.

Pernyataan tersebut disampaikan IRGC pada Kamis dan dikutip oleh Press TV. Dalam keterangannya, IRGC menegaskan tidak ada kapal tanker minyak yang diizinkan masuk maupun keluar melalui jalur tersebut.

IRGC Klaim Satu Tanker Meledak

Menurut IRGC, insiden terjadi ketika tiga tanker minyak berupaya melintasi rute di bagian selatan Selat Hormuz yang diklaim telah dipasangi ranjau.

"Tiga tanker minyak dukungan Amerika Serikat mencoba melintasi rute yang telah dipasangi ranjau di sebelah selatan Selat Hormuz. Setelah salah satu kapal tanker itu meledak dan terbakar, dua kapal lainnya segera berbalik arah dan mundur," kata IRGC seperti dikutip Press TV.

IRGC juga menyampaikan peringatan bahwa setiap kapal yang mencoba melintasi jalur tersebut tanpa koordinasi dengan Republik Islam Iran akan menghadapi konsekuensi serupa.

"Setiap kapal, yang terjebak dalam tipu daya Amerika dan mencoba melintas tanpa koordinasi dengan Republik Islam Iran, akan menemui nasib yang sama," tegas IRGC.

Iran Sebelumnya Klaim Jalur Selatan Dipasangi Ranjau

Sehari sebelumnya, Rabu (22/7/2026), Juru Bicara IRGC Hossein Mohebbi menyatakan jalur selatan Selat Hormuz telah dipasangi ranjau.

"Jalur selatan Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau akan menghancurkan investasi Anda. Jangan terjebak oleh tipu daya Amerika Serikat," kata Mohebbi.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari meningkatnya tensi di kawasan perairan strategis yang selama ini menjadi salah satu jalur utama distribusi minyak dunia.

Trump Kembali Ancam Iran

Pada hari yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran.

Trump menyatakan Amerika Serikat akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran, termasuk yang berada di Teheran, apabila Iran kembali melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Pernyataan saling mengancam dari kedua pihak semakin memperlihatkan meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terkait keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online