Advertisement

IG Kemendikbud Hujan Kritikan Netizen Soal Sistem Zonasi

Ria Theresia Situmorang
Rabu, 03 Juli 2019 - 12:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
IG Kemendikbud Hujan Kritikan Netizen Soal Sistem Zonasi Ilustrasi

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi tetap menjadi polemik di masyarakat kendati Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy sudah merevisi aturan tersebut.

Sebelumnya diketahui, atas perintah Presiden Joko Widodo, Muhadjir Effendy mengubah Permendikbud No.51/2009 mengenai kouta jalur prestasi dari 5% melebar menjadi 15%. 

Advertisement

Namun tampaknya hal ini tetap tidak memuaskan banyak pihak terutama orangtua dan calon siswa perserta didik baru. 

Dikutip dari laman instagram atau IG resmi kemdikbud.ri, bahkan ketika akun tersebut mengunggah berita terbaru tentang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019, masih banyak saja pengguna Instagram yang meninggalkan komentar negatif perihal penyelenggaraan PPDB Zonasi. 

"Sistem zonasi menurunkan mental anak pak," tulis akun @afnywf_. 

"Postnya apa, ujung2nya komen tentang zonasi," tutur akun @josuajonathan. 

Bahkan diunggahan terakhir kemdikbud.ri yang menyoal tentang OSN 2019 beberapa menit lalu, beberapa pengguna instagram malah menunggu komentar pengguna lainnya untuk berkicau tentang peraturan zonasi agar semakin riuh dan ramai. 

"Menunggu komentar zonasi," tulis akun @imaabi_fi. 

"Masih disini pak dengan zonasi yang sangat menyakitkan," tulis akun @joko_sulistiyo_.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Momen Lebaran, Tingkat Hunian Hotel Bantul Hanya 70 Persen

Momen Lebaran, Tingkat Hunian Hotel Bantul Hanya 70 Persen

Bantul
| Kamis, 26 Maret 2026, 19:57 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement