Fahd Arafiq Terseret Kasus Mafia Tanah ATR BPN, Bahlil Sebut Musibah Bagi Golkar
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Susi Pudjiastuti datang ke Batik Allussan disambut warga Jodag, Sumberadi, Sleman (Sabtu, 21/4/2018). /Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA-- Popularitas para menteri di jajaran kabinet Jokowi-JK dianalisis oleh Central for Digital Society (CfDS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM).
CfDS merilis riset bertajuk "Popularitas Media Sosial (Medsos) Menteri Kabinet Kerja Jokowi - JK". Riset tersebut dilakukan berdasarkan popularitas Medsos para menteri di kanal media sosial Twitter per 25 Mei 2019 dan Instagram per 18 Juni 2019.
Dari hasil riset yang dilakukan CFDS Fisipol UGM tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi yang terpopuler di urutan pertama. Sedangkan posisi kedua hingga keempat berturut-turut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menkopolhukam Wiranto, dan Menpora Imam Nahrawi. Sedangkan menteri ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri menempati posisi kelima.
Manager Digital Intelligence Lab CfDS Treviliana Eka Putri mengatakan salah satu faktor yang mempengaruhi kepopuleran Twitter Susi adalah cara ia membangun komunikasi dengan masyarakat seakan-akan masyarakat sedang betul-betul berkomunikasi dengannya.
"Berbeda dengan menteri lain, Twitter Bu Susi ini sangat personal. Kelihatan merefleksikan bahwa itu adalah ucapan langsung dari Bu Susi sehingga orang merasa kayak sedang berkomunikasi dengan beliau. Sehingga ia bisa mengkomunikasikan kerjanya dengan baik ke masyarakat," kata Treviliana Senin (1/7/2019)
Selain menjadi menteri terpopuler di kanal Twitter, Susi Pudjiastuti juga berada diperingkat pertama di kanal Instagram. Disusul pada posisi kedua hingga kelima berturut-turut oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menpora Imam Nahrawi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan menteri ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.
Setrategi engagement yang unik dan khas dari Susi ini tidak muncul dari para menteri yang lainnya. Terbukti dari jumlah followers Twitter ditambah Instagramnya mencapai 2,3 juta. Angka ini jauh di atas para menteri lain hingga tiga kali lipat. Bahkan jumlah engagement yang dimiliki Susi mencapai angka 1,4 juta.
Anggota Tim peneliti CfDS M. Fauzi Ananta menggungkapkan fakta menarik lainnya adalah ternyata menteri Susi baru membuat akunnya pada Juli tahun 2014. Hal ini terhitung sangat baru mengingat pembuatan akun 4 menteri lainnya bahkan sudah dimulai sejak Oktober 2010.
Hanya Wiranto yang baru bergabung dengan Twitter pada medio April 2013. Ini pun masih lebih tua ketimbang yang Susi miliki.
"Kita lihat lagi ada fakta menarik bahwa ternyata Bu Susi dengan jumlah followers yang tinggi sekali itu baru berumur 5 tahun," kata Fauzi
"Tepatnya Bu Susi baru membuat Twitter dan Instagram itu bulan Juli tahun 2014 mungkin sebelum beliau diangkat menjadi menteri," tambahnya
Selain itu Treviliana menambahkan, tidak bisa dipungkiri keterpopuleran para menteri ini membuka peluang bagi mereka untuk masuk dalam kabinet yang baru periode 2019-2024.
"Ketika melihat tokoh-tokoh ini mungkin juga akan dipertimbangkan oleh Jokowi. Ketika memilih tokoh tersebut tidak hanya melihat estetisnya, tapi juga berapa banyak sih yang mengenal orang ini. Apa sih yang melekat ketika orang membicarakan tentang tokoh tersebut," tutupnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Jadwal Liga Inggris 2026/2027 pekan kelima menghadirkan Brentford vs Chelsea, Brighton vs Arsenal, Man City vs Sunderland, dan Fulham vs Man United.
Kawasaki W800 2027 resmi meluncur di Jepang dengan harga 1.309.000 yen. Motor klasik ini tetap memakai mesin 773 cc berpendingin udara.
Telkomsel terus memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman positif sekaligus relevan dengan gaya hidup.
Nusron Wahid menghormati penyidikan KPK terkait dugaan suap ATR/BPN dan berharap kasus ini mempercepat pembenahan pelayanan pertanahan.
Pemda DIY tak ingin penyediaan rumah susun hanya berhenti pada penambahan bangunan dan unit hunian. Di tengah harga rumah yang semakin tinggi, hunian vertikal t