Advertisement
Moeldoko Imbau Masyarakat Tak Turun ke Jalan Pasca Keputusan MK
Personel Brimob Polri bersiap melakukan pengamanan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (18/6/2019). - ANTARA/Nova Wahyudi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Masyarakat diimbau untuk tidak turun ke jalan pascapengumuman keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan sidang sengketa pemilihan presiden.
"Ya jangan lah [demo], mau apalagi? Masyarakat ingin damai lah. Jangan mengganggu aktivitas masyarakat. Toh proses hukum sudah jalan, tinggal menunggu," kata Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko di Istana Negara, Senin (24/6/2019).
Advertisement
Dia mengajak masyarakat untuk menghormati apapun keputusan yang dihasilkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) karena Indonesia merupakan negara hukum.
"Ditekan apapun MK kan gak bisa. Imbauan saya jangan lah, hormati proses hukum. Yang paling penting lagi adalah beri kesempatan masyarakat untuk hidup tenang," tekannya.
BACA JUGA
Seperti diketahui, PA 212, GNPF, dan sejumlah organisasi lain akan menggelar aksi mengawal sidang di MK pada Jumat, 28 Juni, saat pembacaan putusan sidang sengketa pemilihan presiden 2019.
Juru bicara PA 212, Novel Bamukmin mengatakan aksi ini bertujuan untuk mendorong majelis hakim konstitusi untuk segera mendiskualifikasi calon presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Aksi ini juga berusaha mendorong agar majelis hakim agar bertindak adil, dan independen.
"Tuntutannya agar hakim MK bertindak adil dan tidak takut akan intervensi dari pihak mana pun untuk segera mendiskualifikasi Jokowi-Ma'ruf," tuturnya saat dihubungi Minggu (23/6/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Bus Sinar Jaya ke Pantai Parangtritis dan Baron, 13 Januari
- Xpeng Dituding Tipu Konsumen, Radar Mobil Listrik G6 Hilang
- Pasca Maduro Ditangkap, Trump Incar Minyak Venezuela
- Jadwal dan Tarif DAMRI Jogja-Semarang PP, 4 Januari 2026
- Kebakaran Pabrik Tahu di Bantul, Api Diduga dari Tungku
- Nicolas Maduro: Dari Sopir Bus hingga Presiden Venezuela
- Sekjen PBB Peringatkan Dampak Aksi AS di Venezuela
Advertisement
Advertisement





