Advertisement
Pilpres 2019 Turunkan Penjualan Celana Dalam, Ini Penyebabnya
Repro kotak suara dan iklan celana dalam - JIBI/Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Pilpres 2019 yang bermuara pada sidang sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) berdampak negatif pada penjualan pakaian dalam.
PT Ricky Putra Globalindo Tbk. (RICY) yang dikenal dengan merek pakaian dalam pria di Indonesia GT Man, mencatatkan penurunan penjualan pada awal tahun ini.
Advertisement
Direktur PT Ricky Putra Globalindo Tbk., Tirta Heru Citra mengakui, cukup banyak pedagang yang takut berdagang karena Pemilu. Namun, seusai pemilu, Ricky Putra Globalindo mencatatkan adanya tanda-tanda kenaikan.
“Pada pemilu pasar lagi kurang baik, karena pada takut dagang, tetapi pada April sudah ada tanda-tanda kenaikan. Kami yakin bisa capai taget hingga akhir tahun,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (19/6/2019).
Dia mengungkapkan, pereroan tak hanya menjual produk untuk pria tetapi ada juga GT Ladies dan GT Kids. Selain itu, emiten bersandi saham RICY juga memproduksi kaus kaki.
Perlu diketahui, GT Man (underwear) menguasai pangsa pasar hingga 42 persen di dalam negeri, untuk GT Man (under shirt) menguasai sekitar 25 persen di dalam negeri dan GT Kids (underwear) yang menjual pakaian dalam anak laki-laki memiliki pangsa pasar sebanyak 24 persen di domestik.
Dia juga tak menampik, persaingan penjualan pakaian dalam di dalam negeri semakin ketat. Persaingan juga datang dari produk-produk impor, asal China.
Kini dia mengharapkan, kondisi politik di dalam negeri tetap kondusif sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 22 Biksu Sri Lanka Ditangkap Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand
- Suhu Tembus 34C! Tangerang Raya Jadi Wilayah Terpanas Jabodetabek
- Jejak Kelam Washington Hilton: Dua Insiden Penembakan Presiden AS
- Pemerintah Keluarkan PMK 24/2026, Harga Tiket Pesawat jadi Lebih Murah
- Mensos: Data DTSEN Harus Dimulai dari Desa
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Viral Balik Nama Tanah Warisan Kena Pajak? DJP Tegaskan Tak Ada PPh
- Akademisi UGM: Program Magang Nasional Bantu Tekan Pengangguran
- Sam Altman Minta Maaf, Kasus Penembakan Kanada Seret OpenAI
- Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
- Command Center MBG Resmi 17 Mei 2026 Perbaiki Tata Kelola
- Klinik Satelit Makkah Siaga Layani Jamaah Haji 2026
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 27 April 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement









