Advertisement
2 Kelompok Massa Minta Anies Cabut IMB Pulau Reklamasi
Deretan bangunan yang berada di kawasan Pulau D hasil reklamasi, di kawasan pesisir Jakarta, Senin (17/6/2019). - Ist/Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Dua kelompok massa mengatasnamakan Gerakan Pemuda Merah Putih dan Gerakan Cabut Mandat Anies Baswedan melakukan demonstrasi di depan Gedung Balai Kota mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pulau Reklamasi di Teluk Jakarta.
"Dulu Anies tegaskan hentikan reklamasi, tapi sekarang dilangkahi," ujar Koordinator Aksi Gerakan Cabut Mandat Anies Baswedan, Ahmad dalam orasinya di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/6/2019).
Advertisement
Menurut Ahmad, langkah Anies menerbitkan izin IMB di Pulau Reklamasi telah bertentangan dengan janji dia saat kampanye pemilihan Gubernur. Saat itu, kata dia, Anies dengan tegas menyatakan akan memberhentikan segala bentuk kegiatan reklamasi di Teluk Jakarta.
Ahmad mengatakan dengan diterbitkannya IMB di Pulau Reklamasi, hal tersebut membuktikan bahwa Anies telah melanggar janji kampanye. Selain itu, kata dia, adanya kebijakan tersebut juga membuktikan bahwa Anies mendukung reklamasi di Teluk Jakarta, seperti yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama
BACA JUGA
"Seharusnya Anies visi misinya berbeda dari gubernur sebelumnya soal reklamasi, tidak usah ada kegiatan di lokasi tersebut, semuanya harus disetop," tegas Ahmad.
Sementara itu koordinator aksi dari Gerakan Pemuda Merah Putih Roni Rumuar mengatakan Anies seharusnya mempertimbangkan dampak ekologis sebelum menerbitkan IMB di Pulau Reklamasi.
"Anies mempunyai pilihan untuk mengembalikan fungsi ekosistem teluk Jakarta dan hal itu berdampak baik bagi ekonomi masyarakat pesisir dan lingkungan, ketimbang meneruskan pembangunan yang berisiko memunculkan potensi bencana tidak terlihat, seperti likuifaksi," kata dia.
Oleh karena itu Roni mendesak agar penerbitan IMB yang dilakukan Anies segera dibatalkan dan semua aktivitas pembangunan di Pulau Reklamasi Teluk Jakarta dihentikan secara total. Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh kedua kelompok tersebut diikuti oleh belasan peserta.
Kegiatan penyampaian pendapat tersebut sempat diwarnai sedikit ketegangan antara pendemo dengan pihak kepolisian yang berjaga lantaran kelompok massa dari Gerakan Cabut Mandat Anies Baswedan melakukan aksi pembakaran ban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
Advertisement
Advertisement







