Advertisement
Kapal Tenggelam di Sumenep, 3 Korban Belum Ditemukan
Ilustrasi kapal tenggelam. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SUMENEP--Tiga korban kapal layar motor (KLM) Arim Jaya yang tenggelam di perairan Sumenep, Jawa Timur belum ditemukan
"Pagi ini sekitar pukul 05.43 WIB, tim SAR gabungan menemukan satu jenazah anak laki-laki di Pantai Bicabbi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Dengan begitu masih tiga korban dalam pencarian," ujar Kepala Hubungan Masyarakat Basarnas Kota Surabaya Tholib Mahameru kepada wartawan di Surabaya, Rabu (19/6/2019).
Advertisement
Ia menjelaskan penumpang beserta anak buah kapal (ABK) Arim Jaya seluruhnya berjumlah 60 orang (bukan 57 seperti yang diberitakan sebelumnya).
"Perkembangan terbaru berdasarkan pengakuan dari keluarga yang sesama penumpang KLM Arim Jaya hingga tadi malam, ada beberapa anggota keluarga mereka yang belum ditemukan. Sehingga data terbaru jumlah penumpang dan ABK Arim Jaya adalah 60 orang," katanya.
BACA JUGA
Jumlah keseluruhan 60 orang penumpang dan ABK Arim Jaya yang telah diperbarui tersebut sejak tadi malam juga telah tercatat di kesyahbandaran dan kepolisian setempat.
KLM Arim Jaya diketahui berlayar dari Pulau Guwa Guwa, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, pada Senin pagi, 17 Juni, sekitar pukul 07.00 WIB, tujuan Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur.
Kapal kecil terbuat dari kayu berukuran 3 "gross tonnage" (GT) yang dinakhodai Arim itu kemudian terguling dan tenggelam akibat dihantam ombak saat melintas di pertengahan perairan antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang, wilayah Kabupaten Sumenep, pada Senin sore, sekitar pukul 15.00 WIB.
Tholib merinci, dari keseluruhan 60 orang penumpang dan ABK Arim Jaya yang tenggelam, sampai hari ini sebanyak 39 orang telah dievakuasi dalam kondisi selamat.
"Untuk korban yang ditemukan meninggal duna, termasuk jenazah anak laki-laki yang tadi pagi ditemukan di Pantai Bicabbi, maka tercatat seluruhnya sampai hari ini 18 orang. Sementara tiga masih hilang dan dalam proses pencarian," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Bus Sinar Jaya ke Pantai Parangtritis dan Baron, 13 Januari
- Xpeng Dituding Tipu Konsumen, Radar Mobil Listrik G6 Hilang
- Pasca Maduro Ditangkap, Trump Incar Minyak Venezuela
- Jadwal dan Tarif DAMRI Jogja-Semarang PP, 4 Januari 2026
- Kebakaran Pabrik Tahu di Bantul, Api Diduga dari Tungku
- Nicolas Maduro: Dari Sopir Bus hingga Presiden Venezuela
- Sekjen PBB Peringatkan Dampak Aksi AS di Venezuela
Advertisement
Advertisement




