Polri Buru Perencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional dalam Aksi 22 Mei

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo pada hari Senin 27 Mei 2019 menunjukkan print out postingan hoaks Mustafa Nahrawardaya, Direktur IT Badan Pemenangan Nasional (BPN), yang disebarkan melalui akun twitternya. - Bisnis/ Sholahuddin Al Ayyubi
28 Mei 2019 13:27 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Polisi sudah menangkap enam orang anggota kelompok penembak yang hendak membunuh empat tokoh nasional pada kerusuhan 21-22 Mei . Masih ada satu orang masuk daftar pencarian orang.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa kepolisian masih mewaspadai keberadaan orang itu.

“Karena dari enam tersangka yang kemarin sudah ditangkap dan sudah ada pembagian peran dan tugasnya masing-masing. Satu eksekutor masih belum berhasil ditangkap dan masih dilakukan pengejaran oleh Bareskrim Polri,” katanya di Gedung Kemenko Polhukam, Selasa (27/5/2019).

Enam tersangka itu ditangkap polisi dalam waktu berbeda-beda. Mereka berinisial HK, AZ, IR, TJ, AD dan AF.

Tiga tersangka yakni HK, AZ dan IR ditangkap pada 3 lokasi berbeda, Selasa (21/5/2019). Sisanya, polisi menangkap mereka pada Jumat (24/5/2019). Peran tersangka dalam rencana melancarkan aksi memiliki peran berbeda-beda.

HK dan AZ bertugas mencari senjata api, mencari eksekutor dan menjadi penembak itu sendiri. Kemudian, tersangka IR berperan sebagai eksekutor.

Tersangka TJ berperan sebagai eksekutor dan menguasai senjata api rakitan laras panjang serta pendek. AD merupakan penjual tuga pucuk senjata api rakitan, laras panjang dan laras pendek.

Kemudian, AF yang berjenis kelamin perempuan adalah pemilik dan penjual senjata api jenis revolver taurus ke tersangka HK.

 

Sumber : Bisnis.com