Advertisement
Banyak Jalur Rawan Longsor, Pemudik di Sumbar Diminta Waspada
Ilustrasi jalur mudik
Advertisement
Harianjogja.com, PASAMAN BARAT--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengingatkan pemudik lebaran 2019 untuk mewaspadai bencana longsor di sejumlah titik di kawasan itu.
"Pasaman Barat rawan longsor. Pemudik tetap harus waspada karena longsor bisa datang secara tiba-tiba," kata Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Tri Wahluyo di Simpang Empat, Minggu (26/5/2019).
Menurutnya ada sejumlah titik daerah rawan longsor di dua kecamatan yang ada. Daerah yang rawan itu adalah daerah Pasanggiang dan Sinuruik Kecamatan Talamau.
Selain itu longsor juga sering terjadi di daerah Rabijonggor Kecamatan Gunung Tuleh.
"Khusus di Kecamatan Talamau memang sangat rawan longsor karena terdiri dari daerah perbukitan. Apalagi daerah Talamau merupakan jalur mudik dari Kabupaten Pasaman dan dari Medan Sumatera Utara," jelasnya.
Ia menyebutkan selain di Pasanggiang dan Sinuruik, titik yang rawan longsor berada di sepanjang daerah lubang Jepang, kelok kaco sampai ke daerah Talu.
"Di sepanjang jalan sekitar enam kilometer itu merupakan daerah perbukitan yang sangat rawan longsor. Pemudik diminta hati-hati melalui jalur itu,," ujarnya.
Untuk itu pihaknya menyediakan lima orang personil selama libur lebaran nanti. Namun jika ada bencana maka personil tambahan akan turun ke wilayah bencana.
Sedangkan penyediaan alat berat sebagai antisipasi longsor akan disiapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pasaman Barat.
"Anggota nanti siaga 24 jam beserta peralatan yang ada seperti tenda, mobil operasional, kapal, perahu, alat selam dan lainnya," katanya, tulis Antara.
Ia mengharapkan masyarakat bisa memberikan informasi secepatnya jika terjadi bencana.
Ia menjelaskan Pasaman Barat secara geografis rawan longsot karena merupakan daerah perbukitan dan memiliki sejumlah sungai besar.
"Sikap waspada selalu harus diperlukan karena bencana datang secara tiba-tiba," katanya.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Menteri HAM: Menolak Program MBG Bertentangan dengan HAM
- Bandar Narkoba Koko Erwin Jadi Tersangka Suap ke Eks Kapolres Bima
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
Advertisement
Penumpang Bandara YIA Bisa Naik DAMRI ke Sleman dan Jogja, Ini Jadwaln
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Project Silica Microsoft Simpan Data 10.000 Tahun Pakai Kaca
- Disperindag DIY Gelar 3 Pasar Murah, Sediakan 14 Ton Bapok Per Lokasi
- Apple Gelar Acara Khusus di 3 Kota, Jadi Ajang Pengenalan Produk Baru?
- Layanan Pijat Berbasis Reservasi Kian Diminati
- Alex Marquez Dinilai Beri Sinyal Berbahaya Jelang MotoGP 2026
- Apple Siapkan Casing iPhone Berantena Satelit
- DPRD DIY Siapkan Perda Perlindungan Anak dan Guru
Advertisement
Advertisement







