Ini Tradisi Warga Gresik Menunggu Waktu Sahur…

Masyarakat Gresik ngopi di warkop sambil menunggu waktu sahur. - Ist/Suara.com
26 Mei 2019 08:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, GRESIK—Kota Gresik memeiliki sejumlah julukan. Selain sebutan kota pudak, kota santri dan kota industri, Gresik juga terkenal dengan julukan kota seribu warung kopi (warkop).

Di bulan Ramadan ini, warkop menjadi tempat alternatif warga bersantai sambil menanti saat sahur. Keberadaan warung kopi (Warkop) mulai warkop konvensional hingga warkop semi cafe tidak terhitung jumlahnya di kota Gresik.

Bagi warga Gresik, warkop menjadi tempat untuk santai bersama teman atau sahabat atau bahkan bersama keluarga sambil minum kopi.

Apalagi, nyaris semua warkop dan kafe di kota Gresik memiliki fasilitas free WiFi. Sehingga biasa menjadi tempat bagi masyarakat Gresik terutama kaum milenial untuk menanti saat makan sahur seperti bulan puasa sekarang.

Salah satu pecinta kopi, M. Koiron, 27, mengatakan hampir setiap malam bersama teman-temannya berkunjung ke warkop. Selain berdiskusi sambil minum kopi, juga memanfaatkan fasilitas WiFi yang disediakan warkop untuk keperluan kerja atau hanya sekedar browsing internet.

"Enaknya itu hampir semua warkop di kota Gresik berfasilitas free WiFi. Kita ke warkop selain diskusi sambil ngopi, kita bisa browsing internet gratis sepuasnya. Entah browsing tugas kerja, tugas sekolah atau lainnya," kata Koiron.

Koiron melanjutkan, kebiasaan ngopi selama Ramadan dilakukan usai tadarus bersama teman-temannya. Ia meluangkan waktu ngopi di warkop untuk bersantai hingga waktu makan sahur.

"Hampir tiap malam selesai tadarus, saya dan teman-teman ke sini (warkop) sekedar santai sambil menanti saat makan sahur, ngopi sambil browsing internet," ujar warga Sido Kumpul ini.

Jika Anda ingin mencoba sensasi ngopi di warkop sambil menunggu sahur di kota Gresik, ingatlah bahwa selama bulan Ramadan, semua warkop tutup di siang hari, dan baru buka menjelang maghrib.

Sumber : Suara.com