Herdman Pisah Skuad Timnas Indonesia FIFA Matchday dan Piala ASEAN
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI AL berjalan mendatangi massa aksi 22 Mei di Jalan Brigjen Katamso, Jakarta, Rabu (22/5/2019). /Ist-Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA--Korps Marinir TNI Angkatan Laut dari Batalyon Infanteri (Yonif) 7 Lampung menenangkan massa yang terlibat kericuhan di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019) malam.
Dilaporkan Antara, setelah sempat ricuh sejak pukul 18.45 WIB, pada pukul 21.30 sebanyak dua kompi pasukan marinir asal Lampung itu berjalan menuju arah massa yang sebelumnya melakukan perlawanan terhadap pasukan kepolisian hingga membaur dengan massa itu.
Pasukan marinir itu melambaikan tangan untuk menenangkan massa yang sebelumnya melakukan pelemparan ke arah polisi. Setelah berbaur dengan massa, para prajurit marinir itu berdialog dan meminta massa untuk mundur.
Massa yang sebagian merupakan remaja menurut dengan menenangkan diri dan tidak melakukan perlawanan. Namun, mereka masih belum mau pergi dari Jalan Brigjen Katamso.
Hingga pukul 22.15 WIB ini pasukan marinir masih berusaha dengan pendekatan persuasif agar massa mau membubarkan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.