Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo 27 Agustus, Polisi Tetapkan 3 Tersangka
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI AL berjalan mendatangi massa aksi 22 Mei di Jalan Brigjen Katamso, Jakarta, Rabu (22/5/2019). /Ist-Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA--Korps Marinir TNI Angkatan Laut dari Batalyon Infanteri (Yonif) 7 Lampung menenangkan massa yang terlibat kericuhan di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019) malam.
Dilaporkan Antara, setelah sempat ricuh sejak pukul 18.45 WIB, pada pukul 21.30 sebanyak dua kompi pasukan marinir asal Lampung itu berjalan menuju arah massa yang sebelumnya melakukan perlawanan terhadap pasukan kepolisian hingga membaur dengan massa itu.
Pasukan marinir itu melambaikan tangan untuk menenangkan massa yang sebelumnya melakukan pelemparan ke arah polisi. Setelah berbaur dengan massa, para prajurit marinir itu berdialog dan meminta massa untuk mundur.
Massa yang sebagian merupakan remaja menurut dengan menenangkan diri dan tidak melakukan perlawanan. Namun, mereka masih belum mau pergi dari Jalan Brigjen Katamso.
Hingga pukul 22.15 WIB ini pasukan marinir masih berusaha dengan pendekatan persuasif agar massa mau membubarkan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Studi terbaru menyebut Australia paling tangguh menghadapi bencana global. Namun, tidak ada negara yang benar-benar aman dari semua risiko.
AC mobil tidak dingin tak selalu karena freon. Kenali 8 penyebab mulai filter kabin, kondensor, extra fan hingga kompresor.
Xiaomi membuka beta HyperOS 4 Global dan EEA. Cek 7 HP yang kebagian serta cara daftar dan risiko sebelum memasang versi beta.
Anthropic mengungkap Claude dipakai aktor yang dikaitkan dengan Midnight Blizzard dalam operasi spionase siber terhadap Ukraina dan Eropa.
Sebanyak 20 perkara PHI di Bantul melibatkan 146 pekerja hingga September 2026. Sebanyak 18 perkara telah selesai melalui mediasi.