Menkomdigi Tegaskan ANTARA Garda Terdepan Jaga Integritas Informasi

Media Digital
Media Digital Sabtu, 06 Juni 2026 11:47 WIB
Menkomdigi Tegaskan ANTARA Garda Terdepan Jaga Integritas Informasi

Menkomdigi menegaskan peran LKBN ANTARA sebagai garda terdepan dalam menjaga fakta dan integritas informasi di era digital pada sebuah agenda di Jakarta, Jumat (5/6/2026). Pemerintah menilai ANTARA memiliki peran strategis sebagai sumber informasi yang kredibel di tengah maraknya disinformasi. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Harianjogja.com, JOGJA — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) menegaskan bahwa Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) LKBN ANTARA memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga fakta dan integritas informasi di tengah derasnya arus informasi digital.

Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda Rakernas LKBN ANTARA 2026 yang digelar di Yogyakarta, Jumat (5/6/2026). Pemerintah menilai, di era digital saat ini, tantangan utama media bukan hanya kecepatan penyampaian informasi, tetapi juga akurasi dan kepercayaan publik.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (tengah) dan Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemenkomdigi Fifi Aleyda Yahya (ketiga kanan) berfoto bersama Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (keempat kiri) dan jajaran Dewan pengawas dan direksi ANTARA dalam Rakernas Perum LKBN ANTARA 2026 di Yogyakarta, Jumat (5/6/2026). Menkomdigi menegaskan LKBN ANTARA berperan strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga fakta dan integritas informasi di tengah maraknya misinformasi di era digital. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/nym.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa ANTARA memiliki posisi penting dalam ekosistem informasi nasional karena menjadi sumber rujukan utama berbagai media di Indonesia.

“ANTARA harus menjadi penjaga fakta, mengawal prioritas nasional, menghubungkan negara dengan rakyatnya, serta menjadi narator Indonesia di mata dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Peran Strategis di Tengah Banjir Informasi Digital

Menkomdigi menyoroti meningkatnya tantangan berupa penyebaran misinformasi dan hoaks yang kian cepat melalui platform digital. Kondisi ini membuat peran kantor berita nasional semakin krusial dalam memastikan setiap informasi yang beredar telah melalui proses verifikasi yang ketat.

Ia juga menekankan pentingnya LKBN ANTARA untuk terus menjaga standar jurnalistik, termasuk kode etik dan akurasi data, agar tetap menjadi sumber informasi yang dipercaya publik.

“Kepercayaan masyarakat terhadap ANTARA adalah aset besar yang harus dijaga,” tegasnya.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kanan) menerima plakat komitmen ANTARA dari Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (kiri) dalam Rakernas Perum LKBN ANTARA 2026 di Yogyakarta, Jumat (5/6/2026). Menkomdigi menegaskan LKBN ANTARA berperan strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga fakta dan integritas informasi di tengah maraknya misinformasi di era digital. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/nym.

Dorong Transformasi Digital Media

Selain menjaga integritas informasi, pemerintah juga mendorong ANTARA untuk mempercepat transformasi digital agar mampu bersaing dengan platform media baru yang berkembang pesat.

Transformasi tersebut diharapkan tidak mengurangi kualitas verifikasi berita, namun justru memperkuat penyebaran informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami publik di berbagai daerah.

Pemerintah juga memastikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional ANTARA melalui skema Public Service Obligation (PSO) agar jangkauan informasi hingga pelosok tetap terjaga.

Kolaborasi Lawan Disinformasi

Menkomdigi menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media dalam melawan arus disinformasi yang dinilai sebagai ancaman serius di era digital.

Ia berharap ANTARA dapat terus menjadi pilar utama informasi yang kredibel sekaligus penguat literasi digital masyarakat Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online