Banyak Ngutang, Sri Mulyani Dijuluki Ratu Utang

Menteri Kuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan kepada wartawan terkait realisasi APBN triwulan pertama 2018 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018). - Antara/Sigid Kurniawan
19 Mei 2019 08:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Menteri Keuangan Sri Mulyani dijuluki Ratu Utang gegara utang pemerintah yang terus bertambah.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli melabeli Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai ratu utang. Sebab menurutnya, dalam sehari, utang Indonesia nyaris bertambah Rp 1 triliun.

Hal ini diungkapkan oleh Rizal Ramli melalui akun Twitter @ramlirizal. Rizal Ramli menyoroti kenaikan utang Indonesia dalam setahun yang naik menjadi Rp 347 triliun.

"Utang pemerintah setahun naik Rp347 triliun nyaris Rp1 triliun per hari! Kok prestasi tertinggi ngutang?" kata Rizal Ramli seperti dikutip, Sabtu (18/5/2019).

Rizal Ramli menyebut Menteri keuangan yang ia labeli dengan sebutan 'Ratu Utang' itu dipuja-puja oleh para kreditor, karena memberikan bunga tertinggi di ASEAN.

"Wong Menkeu 'Ratu Utang' dipuja-puja kreditor karena berikan bunga tertinggi di ASEAN," ungkap Rizal Ramli.

Untuk diketahui, hingga April 2019, secara keseluruhan utang Indonesia telah mencapai Rp 4.528,45 triliun.

Utang tersebut cenderung menurun dibandingkan dengan posisi utang pada bulan sebelumnya.

Namun, masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sudah dua tahun berturut-turut pula Menteri Sri Mulyani dinobatkan menjadi menteri keuangan terbaik atau Finance Minister of the Year East Asia Pasific.

Pada 2018, Sri Mulyani dinobatkan oleh Majalah Global Markets sebagai menteri keuangan terbaik.

Tahun 2019, Sri Mulyani kembali dinobatkan oleh majalah keuangan The Banker yang dimiliki oleh Financial Times.

Sumber : Suara.com