Amien Rais Sebut Jokowi Takut dengan People Power

Amien Rais saat tiba dan berada di TPS 123 Condongcatur, Rabu (17/4/2019). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
17 Mei 2019 19:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Istilah people power yang dicetuskan politikus Amien Rais kini diganti dengan istilah kedaulatan rakyat.  

Politikus senior PAN Amien Rais mengungkapkan alasannya mengganti istilah gerakan people power menjadi gerakan nasional kedaulatan rakyat (GNKR) dalam melawan kecurangan Pemilu 2019.

Salah satu alasannya, kata Amien, karena pemerintah yang juga kandidat petahana di Pilpres 2019 takut dengan istilah people power yang disanding-sandingkan dengan makar.

"Saya katakan people power saat itu rupanya petahana dan rezimnya itu ngeri people power, kok bahasa asing. Kita ganti dengan gerakan nasional kedaulatan rakyat," kata Amien saat menghadiri acara Deklarasi GNKR di Rumah Perjuangan Rakyat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).

Menurut Amien, selama empat tahun Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi tidak ada perubahan. Pendukung Prabowo - Sandiaga itu menyebut kepemimpinan Jokowi di periode pertama malah membuat rakyat semakin sengsara.

"Jadi saya kira platform yang kita luncurkan, pesan kami ini dan sekarang pesan kami-kami ini kepada petahana yang rezimnya sudah empat tahun lebih ternyata enggak bisa apa-apa. Bahkan menurut kami, telah menyengsarakan rakyat Indonesia," tutur Amien.

Sebelumnya, Amien Rais meminta pemerintah tidak lagi menakut-nakuti rakyat dengan beragam alutsista yang dimiliki aparat keamanan dalam mencegah massa menyampaikan pendapatnya melalui gerakan nasional kedaulatan rakyat, yang sebelumnya people power.

Amien mengatakan, berbagai jenis alutsista yang disiagakan tidak akan menyurutkan semangat rakyat dalam melakukan gerakan.

"Kami jangan ditakut-takuti dengan bedil, dengan meriam, dengan panser, tank, dan lain-lain. Bagi rakyat itu hanya abal-abal, tidak akan pengaruhi kekuatan kita," kata Amien.

Sumber : Suara.com