Advertisement
Di Provinsi Ini Keluarga Miskin Akan Peroleh Subsidi Listrik 50%
Teknisi memasang jaringan kelistrikan baru. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Advertisement
Harianjogja.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sedang menyiapkan subsidi melalui APBD Perubahan 2019/2020 untuk layanan listrik ke masyarakat miskin. Subsidi itu akan diberikan kepada pelanggan listrik kapasitas 450 VA sejalan arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Februari lalu.
Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (ISD) Pemprov Kaltim, Lisa Hasliana menyatakan pemerintah sedang menindaklanjuti Surat Edaran (SE) dari Menteri ESDM Ignasius Jonan pada Februari 2019 tentang dukungan alokasi anggaran listrik untuk masyarakat miskin.
Advertisement
Lisa menyatakan, saat ini Pemprov Kaltim sedang mendata dan melakukan sinkronisasi jumlah untuk pemasangan listrik 450 VA melalui APBD Perubahan.
“Kami minta alokasi dana, Pemprov ada data. Jadi tim anggaran pemerintah daerah melalui TAPD [Tim Anggaran Pemerintah Daerah] sudah setuju,” jelas Lisa di kantor Pemprov Kaltim, Senin (13/5/2019).
BACA JUGA
Dia menjelaskan, saat ini data masyarakat miskin masih dalam proses sinkronisasi antara Pemprov Kaltim, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, sampai ke Pemerintah Desa.
“Nanti alokasi anggaran itu diberikan ke desa yang sudah ada aliran listriknya, bukan yang belum,” tutur Lisa.
Dia berharap target elektrifikasi untuk masyarakat miskin ini bisa segera terealisasi melalui APBD Perubahan. Dia berharap agar DPRD Provinsi Kalimantan Timur juga bisa segera menyelesaikan rancangan APBD Perubahan dengan menyertakan alokasi pengaliran listrik ke masyarakat miskin.
Kabag Mineral dan Sumber Daya Alam Biro ISD, Sofian Noor menambahkan terkait jenis alokasi anggaran dari APBD-P itu juga masih harus menyesuaikan. Beberapa opsi pilihan dana bisa diambil dari dana bantuan sosial (bansos) atau dana hibah. Dia menilai sumber dana tidak boleh melanggar aturan dari pemerintah pusat yakni kementerian keuangan.
“Jadi perlu pemasangan baru, 450 VA. Biasanya dipotong [anggarannya] 50%. Jadi yang umumnya mengeluarkan Rp420.000 jadi Rp210.000 saja. Dari PLN juga ada diskon juga,” terang Sofian.
Adapun Pemprov Kaltim akan memberikan subsidi 50% dari anggaran PLN. Prediksi pemasangan listrik sekitar Rp230.000 saja per kepala keluarga sudah beserta biaya pemasangan. Terkait data masyarakat miskin, Sofian mengaku tidak ada acuan dalam Surat Edaran Menteri ESDM untuk kriteria penerima bantuan. Namun Pemprov Kaltim bisa memakai acuan dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TPNP2K) yang dibentuk pemerintah.
“Intinya TAPD juga mengalokasikan dana dari APBD-P, dan semua data akan diverifikasi ulang,” jelasnya.
Dalam Surat Edaran Menteri ESDM tersebut, pengaliran listrik ke masyarakat miskin ini bertujuan mencapai target Rasio Elektrifikasi (RE) sebesar 99,90% pada akhir 2019. Dalam surat disampaikan bahwa PT PLN (Persero) juga menyatakan bahwa pada Desember 2018, masih sekitar 1,6 juta rumah tangga miskin belum berlistrik dan masuk dalam data TPNP2K.
Menurut data dari Kementerian ESDM dan PT PLN, data rumah tangga miskin menyalur listrik di Kaltim ada 3.652 Kepala Keluarga (KK). Jumlah rumah tangga belum berlistrik tercatat ada 4.437 KK. Jumlah rumah tangga menyalur dan yang belum berlistrik di Kaltim ada 8.089 KK.
Kementerian ESDM memprediksi dengan pengaliran listrik ke masyarakat miskin dengan bantuan anggaran pemerintah daerah, maka bisa meningkatkan RE sebesar 1,44% yang mana hingga akhir 2018 baru tercapai 98,30%. Kementerian ESDM berharap agar anggaran elektrifikasi bisa didapatkan dari APBD ataupun dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Libur Lebaran, Mas Marrel Minta Wisatawan Ikut Jaga Kebersihan Jogja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Rest Area Industropolis Batang Dibuka, Pemudik Nikmati View Laut
- Inter Ditahan Atalanta 1-1, Jarak dengan AC Milan Terancam
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Atletico Madrid Menang 1-0 atas Getafe, Molina Jadi Penentu
- Bayern Ditahan Leverkusen 1-1, Dortmund Menang 2-0 atas Augsburg
- Jadwal Imsakiyah Jogja 15 Maret 2026, Cek Waktu Sahur dan Buka
Advertisement
Advertisement








