Akselerasi Hilirisasi Kelautan dan Perikanan
Negara yang mampu bertahan memiliki struktur ekonomi domestik produktif, terdiversifikasi, dan mampu mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah
Suasana duka di Rumah Lilik Suswanto yang berlokasi di Sagan CT 5, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (23/4/2019)./ Harian Jogja/Kiki Luqmanul Haki
Harianjogja.com, JAKARTA- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut faktor utama yang memicu kematian hampir 500 petugas KPPS lantaran mengurus Pemilu 2019.
Ikatan Dokter Indonesia menilai kelelahan bukan menjadi faktor utama meninggalnya ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019.
Ketua Umum PB IDI Daeng M. Faqih mengatakan faktor utama petugas KPPS yang gugur adalah sakit yang dialami korban. Hal itu disampaikan Faqih dalam diskusi publik dengan tajuk \'Membedah Persoalan Kematian Mendadak Petugas Pemilu dari Perspektif Keilmuan\'.
"(Kelelahan) hanya salah satu faktor. Baik itu men-trigger maupun memperberat penyakit tertentu. Penyakit itu yang menyebabkan kematian. Bukan kelelahan," ujar Daeng di Sekretariat IDI Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).
"Misalkan dia kelelahan dicampur faktor lain, terjadi gangguan jantung, gangguan jantung itu yang menyebabkan (kematian)," Daeng menambahkan.
Menurut Daeng, ratusan petugas KPPS yang meninggal tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ia menyarankan untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
Terkait itu, Daeng memastikan IDI siap untuk membantu prosesnya agar hasilnya maksimal.
"IDI sebagai organisasi profesi siap membantu semua pihak yang berwenang dan bertanggung jawab untuk melakukan penelitian mendalam dan atau investigasi yang objektif dan berbasis keilmuan," kata Daeng.
Autopsi verbal yang dilakukan Kementerian Kesehatan, kata Daeng, tidak bisa mendapat hasil maksimal. Ia menyarankan untuk membuka rekam medis korban untuk ditelusuri lebih lanjut.
"Autopsi verbal tingkat kevalidannya belum terlalu tinggi, karena yang ditanya orang lain bukan pasien yang bersangkutan. Rekam medis itu ditulis berdasarkan wawancara langsung dengan korbannya. Jadi memang lebih tinggi (kevalidan) rekam medis," pungkas Daeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Negara yang mampu bertahan memiliki struktur ekonomi domestik produktif, terdiversifikasi, dan mampu mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pengelolaan tambang dan sektor strategis bukan diperuntukkan bagi Koperasi Desa Merah Putih.
Leandro Trossard resmi meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan Besiktas. Penyerang Belgia itu dikontrak selama tiga tahun oleh klub Liga Turki.
Argentina membalikkan keadaan dan menyingkirkan Inggris 2-1 di semifinal Piala Dunia 2026. Mental juara Albiceleste kembali menjadi pembeda.
Harry Kane menilai Timnas Inggris kalah dari Argentina karena terlalu bertahan setelah unggul lebih dulu pada semifinal Piala Dunia 2026.
Polres Magelang Kota mengedukasi pelajar SMP Muhammadiyah Kreatif Bandongan tentang bahaya bullying, tawuran, narkoba, dan penggunaan media sosial yang bijak.