TKD DIY Kecam Hoaks Petugas KPPS Meninggal Akibat Racun

Sunartono
Sunartono Senin, 13 Mei 2019 15:07 WIB
TKD DIY Kecam Hoaks Petugas KPPS Meninggal Akibat Racun

Bambang Praswanto (kiri) dan John Keban (kanan). /Harian Jogja-Sunartono.

Harianjogja.com, SLEMAN—Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi – Ma’ruf Amin wilayah DIY mengecam adanya tuduhan bernuansa hoaks terkait banyaknya petugas KPPS meninggal dunia karena racun. TKD DIY juga menyarankan kepada pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada keuarga petugas KPPS tersebut tak terkecuali memikirkan pendidikan anaknya.

Ketua TKD Jokowi – Ma’ruf Amin wilayah DIY Bambang Praswanto menjelaskan berdasarkan edaran yang ia terima dari Kementerian Kesehatan ada 13 macam penyakit yang kemungkinan diderita oleh petugas KPPS tersebut. Tetapi yang utama memang karena faktor kelelahan, kondisi cuaca tidak menentu sehingga menurunkan kondisi tubuh para petugas KPPS. Serta banyak yang sudah memiliki penyakit menahun seperti diabetes. Pihaknya mengecam adanya fitnah petugas KPPS meninggal karena diracun.

“Oleh karena itu, saya mengecam dengan keras bahwa itu dikatakan ada upaya sistematis, upaya meracuni, itu fitnah yang luar biasa,” katanya Minggu (12/5/2019).

Ia menyarankan kepada KPU dan pemerintah serta pihak terkait untuk memikirkan anggota keluarga petugas KPPS yang meninggal tersebut. Mulai dari pendidikan anak hingga kemungkinan memberikan jaminan lainnya kepada anggota keluarga petugas KPPS tersebut.

Selain itu, faktor usia juga cukup mendominasi penyebab karena sebagian besar petugas KPPS didominasi usia di atas 50 tahun. “Kami mendukung sepenuhnya tugas KPU, Bawaslu untuk bekerja dengan baik, tentu harus profesional, tidak memihak termasuk aparat keamanan, linmas,” ucapnya.

Sekretaris TKD DIY John Keban mengatakan pentingnya persatuan dan kesatuan setelah pemilu 2019. Sehingga ke depan ia berharap tidak ada lagi istilah Tim Kampanye Nasional (TKN) dan Badan Pemenangan Nasional (BPN), tetapi semua harus bersatu demi membangun bangsa. Ia menilai, sejauh ini komunikasi politik antara TKD dengan BPD di DIY berjalan sangat baik dan tidak ada persoalan.

“Komunikasi selama ini berjalan dengan baik, kami dengan BPD sudah sering bertemu termasuk saat pleno, semua baik-baik saja,” ucapnya.

TKD DIY juga berharap agar Jokowi dengan Prabowo segera bertemu untuk mencairkan suasana. “Terpenting dua sosok yang usia berkompetisi ini harus bertemu,” ujar Bambang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online