11.000 Aparat, Kawat Berduri dan Barracuda Bakal Hadang People Power

Barracuda dan kawat berduri disiagakan di depan Kantor KPU untuk mengantisipasi aksi people power Kivlan Zen, Jakarta, Kamis (9/5/2019). - Okezone/Fadel Prayoga
09 Mei 2019 17:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Ribuan personel polisi dikerahkan untuk menghadapi rencana aksi people power memprotes pelaksanaan pemilu.

Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak) akan melakukan aksi people power dengan menggeruduk Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019). Aksi itu diketahui diinisiasi Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen.

Aksi mengepung KPU RI dan Bawaslu RI diketahui untuk menuntut penyelenggara pemilu mendiskualifikasi pasangan calon nomor 01 Jokowi-Ma'ruf Amin karena banyaknya kecurangan.

Berdasarkan pantauan Okezone-jaringan Harianjogja.com, di lokasi, ribuan personel TNI dan polisi sudah menjaga ketat Gedung KPU. Bahkan, kawat berduri sepanjang 5 meter dibentangkan di depan kantor KPU sebagai bentuk pengamanan aksi tersebut.

Tak hanya itu ada kendaraan mobil barracuda dan water cannon Polri diterjunkan untuk mengantisipasi adanya kerusuhan dalam aksi tersebut.

Dari segi keamanan, kantor KPU pun diperketat sebelum masuk gerbang. Setiap orang yang masuk harus diperiksa, kemudian setelah melewati pintu, pengunjung harus melalui metal detector.

Setidaknya ada 11.000 personel gabungan dari TNI-Polri yang dikerahkan untuk mengamankan aksi people power yang digelar sekelompok masyarakat yang tergabung dalam GERAK di KPU dan Bawaslu RI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan ihwal aksi tersebut. Dengan begitu, aparat gabungan akan ditugaskan untuk mengamankan aksi tersebut.

"Kami sudah siapkan 11.000 personel gabungan," kata Argo saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Sumber : Okezone.com