Dapur MBG di Klaten Capai 51 Unit, Sasar 114 Ribu Pelajar
Dapur MBG di Klaten bertambah jadi 51 unit awal 2026, melayani 114 ribu pelajar dan mendorong perputaran ekonomi hingga Rp28,5 miliar per bulan.
Wanita tak dikenal berendam di Kali Lunyu, Kampung Losmenan, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, Rabu (8/5/2019) pagi. (Istimewa/Info Cegatan Klaten)
Harianjogja.com, KLATEN--Warga Kampung Losmenan, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, dibuat geger oleh wanita yang tak diketahui identitasnya dan diduga mengalami gangguan jiwa, Rabu (8/5/2019) pagi.
Wanita itu diketahui berendam cukup lama di Kali Lunyu, sekitar 30 menit mulai pukul 08.30 WIB. Saat itu, seorang warga yang tinggal di tepi Kali Lunyu melihat seorang wanita berendam di alur sungai yang arusnya deras.
Wanita itu hanya berdiam diri dan duduk bersila membiarkan seluruh tubuhnya basah kuyup. Kedalaman sungai itu sekitar 1 meter.
“Awalnya yang tahu itu justru anak-anak yang bermain. Mereka melihat wanita tersebut turun ke sungai melalui sisi jembatan,” kata salah satu warga Dirin, 70, saat ditemui wartawan di sekitar lokasi.
Dirin mengatakan wanita tersebut awalnya mengenakan jilbab. Ia lantas melepas jilbabnya setelah basah kuyup. Selama berendam, wanita itu tak mengucapkan sepatah kata pun.
Melihat aksi wanita tersebut, warga setempat berdatangan dan meneriaki wanita yang diperkirakan berumur 35 tahun itu untuk segera naik ke daratan.
“Saya sampai tiga kali mengingatkan. Warga lainnya juga memperingatkan dengan berkata \'mbak munggaho ndak masuk angin [Segera naik dari sungai karena khawatir masuk angin]\',” kata Dirin menirukan teriakan warga.
Peringatan tersebut masih tak mempan untuk memperingatkan wanita tersebut segera mentas. Hingga sejumlah warga kembali meneriaki sembari mendekati lokasi tempat wanita itu berendam.
Ketika ada warga yang mengancam mengambil perhiasannya, wanita tersebut bergegas mengenakan jilbab dan naik ke darat. Dirin menjelaskan warga sudah berusaha memberikan pakaian dan mengajak wanita tersebut bercakap-cakap.
Namun, wanita itu menggelengkan kepala menolak pakaian pengganti pemberian wargadan tetap diam. Wanita tersebut lantas berjalan kaki meninggalkan lokasi dengan kondisi pakaian dan tubuhnya basah kuyup.
Dirin dan warga lainnya di sekitar lokasi mengaku selama ini tak pernah melihat aktivitas wanita tersebut di lokasi itu. Warga menduga wanita tersebut mengalami gangguan kejiwaan.
“Kami tidak tahu asalnya dari mana. Setelah itu ia berjalan ke arah selatan dan kami tidak tahu arahnya ke mana,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
Dapur MBG di Klaten bertambah jadi 51 unit awal 2026, melayani 114 ribu pelajar dan mendorong perputaran ekonomi hingga Rp28,5 miliar per bulan.
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
ESDM anggarkan Rp9,7 triliun untuk listrik desa 2027, target ribuan lokasi belum berlistrik hingga wilayah terpencil.
Cara merawat baterai mobil listrik agar lebih awet. Hindari kesalahan pengisian, suhu panas, dan kerusakan fisik pada kendaraan listrik.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.