Gunung Lawu Terbakar, Habitat Macan Tutul hingga Babi Hutan Terancam
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri), Ketua KPU Arief Budiman (tengah) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). /Bisnis-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA- Warganet sepertinya sudah muak dengan situasi politik yang terus memanas pasca-Pilpres 17 April lalu.
Pemungutan suara Pilpres 2019 telah selesai digelar pada 17 April pekan lalu, namun hingga kekinian, situasi panas dan tegang masih mewarnai proses rekapitulasi suara.
Karenanya, untuk menyudahi hal itu, warganet berbondong-bondong menyerukan tagar #RakyatButuhDamai di media sosial Twitter.
Pantauan, Kamis (25/4/2019), tagar ini sempat berhasil menduduki posisi ketiga sebagai topik terhangat yang paling banyak dibicarakan di media sosial Twitter.
Berbagai dinamika politik yang terjadi selama Pilpres 2019 diakui oleh warganet sudah memuakkan.
Mulai dari salah input data yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan aksi klaim kemenangan yang dilakukan oleh pasangan capres.
Tak hanya itu, hasil quick count lembaga survei yang dianggap bohong, hingga berbagai ujaran dari elite partai yang dinilai semakin memperkeruh suasana politik di Indonesia, juga membuat warganet jengah.
Warganet mengakui berbagai kejadian yang terjadi selama Pilpres 2019 telah membuat tali persaudaraan merenggang. Mereka lanats berbondong-bondong menyuarakan tagar #RakyatButuhDamai agar situasi persatuan dan kesatuan di Indonesia kembali terjaga.
Bahkan, tak sedikit pula warganet yang menginginkan agar kedua pasangan capres yakni capres nomor urut 01 Jokowi dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dapat bertemu dan melakukan rekonsiliasi. Harapannya, kedamaian pasca Pemilu bisa dirasakan.
"Kami tunggu rekonsiliasi pak @jokowi dan pak @prabowo," kata @ch_chotimah.
"Enough is enough! Rakyat sudah jenuh dengan perseteruan terus menerus! Saatnya kembali damai dan menjalani kehidupan normal. Mari kita tinggalkan elite yang terus menerus memelihara perseteruan dan mengadu domba rakyat!" ujar @partaisocmed.
"Setiap perbedaan pendapat ataupun pertentangan politik hendaknya diselesaikan secara musyawarah dan damai," ungkap @data_bicara.
"Setelah ribut-ribut kampanye Pilpres dan diakhiri dengan pencoblosan, maka kontestan pemilu dinyatakan berakhir. Pasca pemilu itu ya kembali bekerja seperti biasa jangan debat lagi, kita tunggu hasil KPU. Saatnya untuk adem," ungkap @titusopss.
"Lelah kami dibawa ribut terus, jangan bawa-bawa atas nama rakyat kalau tidak mau damai," ujar @g3mb3l4l1m.
"Berani berkompetisi harus siap kalah," kata @djokosoesilo8.
"Kami tak butuh presiden-presidenan, rakyat butuh adem," kata @gandarusacyti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.