Advertisement
Pasca Pemilu, Presiden Ingin Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga
Presiden Joko Widodo di Banten. - Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, BOGOR--Presiden Joko Widodo berharap stabilitas keamanan dan ketertiban pasca pemungutan suara tetap terjaga. Presiden pun menyerahkan kewenangan itu kepada Panglima TNI, Kapolri serta Kepala Badan intelijen Naisonal (BIN).
"Saya minta menteri, kepala lembaga, Panglima dan Kapolri, BIN minta stabilitas keamanan dan ketertiban terus dijaga agar kondisi yang ada betul-betul kondusif," kata Presiden saat memberikan pengantar sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019).
Advertisement
Menurut Kepala Negara, saat ini wajar jika terjadi riak-riak kecil usai pesta demokrasi, tapi jangan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hal ini diungkapkan Presiden menanggapi beberapa kejadian usai pemungutan suara pada 17 April 2019 yang menjadi sorotan masyarakat.
BACA JUGA
Beberapa kejadian pasca pemungutan suara diantaranya masalah ketidakpuasan hitung cepat, pelanggaran pemilu, banyaknya hoaks serta berita bohong yang terjadi.
Dalam sidang kabinet paripurna ini, Presiden yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla serta para menteri kabinet kerja, diantaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Petani Sleman Dapat Perlindungan Asuransi dari APBD 2026
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Sebagian ASN Sleman Gaptek, Penggunaan Corpu Belum Maksimal
- Dana Desa Bantul 2026 untuk Kopdes Masih Tunggu Arahan
- Pola Hubungan yang Sering Disalahartikan sebagai Cinta
- DIY Capai Swasembada Beras, Lahan Sawah Terus Menyusut
- Dampak Banjir, Mahasiswa Aceh Tamiang di Jogja Kesulitan Bayar UKT
- Pemkab Sleman Terapkan Manajemen Talenta ASN Bersama BKN
- Kuota Impor Daging Sapi Swasta 2026 Hanya 30.000 Ton
Advertisement
Advertisement




