Advertisement
Bimbim Slank: Golput Dulu Seksi, Sekarang Cemen
Personil Group Slank Kaka (dari kanan), gitaris Ridho, drumer Bimbim dan basis Ivanka berpose usai jumpa pers Tur Pesantren di 4 Kota, di Jakarta, Selasa (5/9). - JIBI/Nurul Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Grup musik Slank menilai golput masa lalu tak bisa disamakan dengan golput masa kini.
Pentolan Slank, Bimbim, menganggap pilihan tidak menggunakan hak suara di era Orde Baru membuat seseorang terkesan seksi."
Advertisement
"Zaman Orba (Orde Baru), golput itu memang seksi. Ada kesan, 'Ini anak berani banget, ngelawan banget'," kata Bimbim di acara peluncuran video klip #barengjokowi di Markas Slank, di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019).
"Sekarang, golput itu gue rasa cemen (cetek mental) banget, kok enggak berani bersikap."
Sebab itu, Bimbim Slank mengimbau para penggemarnya dan masyarakat Indonesia untuk terlibat sebagai pemilih dalam Pemilu 2019 dan tidak menjadi golongan putih (golput).
Salah satu pendiri Slank itu mengatakan grupnya memang memilih untuk menjadi golput pada masa Orde Baru. Tapi, rezim itu telah berganti dan perjuangan yang dilakukan pun harus dengan jalan yang berbeda.
"Ada yang bilang, 'Gue mau kayak Slank aja ah, golput'. Dulu kami berhadapannya sama siapa, makanya kami golput," ujar drumer grup musik yang sudag berkarier selama 35 tahun itu.
Menurut Bimbim, masyarakat khususnya anak muda harus bersikap.
Keputusan untuk memilih dan terlibat dalam Pemilu 2019 berarti membantu Indonesia menuju ke arah yang lebih baik.
"Sekarang kalau enggak bersikap itu apatis, enggak peduli dengan keadaan. Beda lah zaman dulu sama hari ini. Kita harus mencoba hidup pada era sekarang."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
Advertisement
Advertisement
WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
Advertisement
Berita Populer
- Kelola Dana Haji Rp180 T, BPKH Perkuat Transparansi
- BMKG Yogyakarta Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem hingga 25 Februari
- Susi Air Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua
- Residivis Curanmor Ditangkap Seusai Gasak Motor di Pedan
- Kunjungan Monas Awal Ramadan 2026 Tembus 2.837 Orang
- Harga Emas 2026 Diramal Tembus Rp4,2 Juta per Gram
- Gajah Sumatera Ditemukan Mati, Diduga Tersengat Kawat Listrik
Advertisement
Advertisement






