Advertisement
Penembakan Selandia Baru: Dunia Bersatu Melawan Kebencian terhadap Muslim

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pemimpin dunia menyuarakan solidaritas terhadap korban teror di Christchruch, Selandia Baru, Jumat (14/3/2019). Mereka mengecam segala bentuk teror dan kebencian terhadap siapa pun.
Pemimpin Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn mengecam penembakan di Selandia Baru dan meminta semua pihak menjunjung toleransi dan mengakhiri kebencian.
Advertisement
“Kami sangat syok dengan tragedi ini. Yang ingin saya katakan kepada jemaah sekalian: serangan ke masjid, serangan ke sinagog, serangan ke gereja, serangan ke kuil, adalah serangan untuk kita semua,” ujar Corbyn kepada jamaah di masjid Finsbury Park di daerah pemilihannya di London Utara, sebagaimana dikutip The Guardian, Jumat.
“Serangan kepada orang-orang di Selandia Baru adalah serangan untuk kita semua. Jawaban dari semua ini adalah menghargai satu sama lain, mendukung satu sama lain, dan solidaritas.”
Adapun anggota Parlemen Amerika Serikat dari Partai Demokrat Alexandria Ocasio-Cortez menyoroti meningkatnya supremasi kulit putih dan radikalisasi.
“Kita semua bertanggung jawab untuk memahami bagaimana supremasi kulit putih dan radikalisasi ini bisa tumbuh, karena ini sangat berdampak pada masyarakat kita,” ujar dia di akun Twitter.
Dia juga mengkritik kebijakan Presiden Donald Trump yang memotong anggaran untuk memerangi penyebaran supremasi kulit putih di Amerika Serikat.
Sementara, Trump menyampaikan simpatinya terhadap Selandia Baru.
“Orang-orang tak berdosa dibunuh tanpa alasan. Amerika Serikat berdiri bersama Selandia Baru untuk apa pun yang bisa kita lakukan. Tuhan memberkati kita semua.”
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut serangan di masjid adalah salah satu hari tergelap dalam sejarah Selandia Baru.
“Mereka yang terkena dampak serangan ini mungkin imigran, atau mungkin pengungsi, tetapi mereka adalah kita. Sedangkan pelaku teror ini jelas-jelas bukan bagian dari kita.”
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan terhadap orang-orang tak berdosa di Selandia Baru. “Yang sedang menunaikan ibadah dengan damai di masjid.”
Dia menyerukan dunia untuk melawan segala jenis kebencian.
“Hari ini dan selamanya, kita harus berdiri bersama, melawan kebencian terhadap Muslim dan semua bentuk fanatisme serta teror.”
Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menyuarakan semangat serupa.
“Prancis berdiri tegak melawan semua bentuk ekstremisme dan berdiri bersama dengan mereka yang melawan terorisme.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
- Mengenal Varian Pirola, Penyebab Kasus Covid-19 Jadi Perhatian Dunia Lagi
- Tiga Laga Tanpa Kemenangan, Pep Tetap Yakin City Juarai Liga Premier Musim Ini
- Evakuasi Jenazah Mahasiswi UNP Korban Terakhir Erupsi Gunung Marapi Sumbar
- Kembangkan Inovasi Irigasi, HIPPA Tirto Kencono Ngawi Juara I Tingkat Nasional
Berita Pilihan
- 80 Persen Lebih Warga Gaza Mengungsi Sejak Serangan Israel 7 Oktober
- IKN Berpotensi Menyokong Pengembangan Obat Herbal, Guru Besar UGM: Kalau Benar-Benar Pindah
- Anies Sebut Pembangunan IKN Timbulkan Ketimpangan Baru, Jokowi: Justru Sebaliknya
- Berstatus Tersangka, Permohonan Perlindungan Syahrul Yasin Limpo Ditolak
- Diskusi dengan Netanyahu, Elon Musk Dukung Israel
Advertisement

Efek Libur Nataru, Belasan Hotel di Pesisir Selatan Gunungkidul Mulai Penuh
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sempat Viral, Akhirnya Aceh & UNHCR Punya Solusi untuk Rohingnya
- Badan Geologi: Rekomendasi PVMBG Terkait Marapi Harus Dipatuhi
- KemenPPPA Ajak Seluruh Pihak Bersinergi untuk Cegah Kekerasan Seksual
- Kementerian PUPR Selesaikan 99 Proyek Strategis Nasional selama 2023
- Pemerintah Diminta Siapkan PKMK untuk Penanganan Stunting
- Mahasiswa dan Komunitas Kreatif Berkesempatan Jajal Teknologi Terkini Lenovo
- KPK Akan Panggil Bos PT SKS Muhammad Suryo Terkait Suap Jalur Ganda KA Jogja-Solo
Advertisement
Advertisement