Advertisement
Romy Ditangkap KPK, Ini Tanggapan Ketua PPP Khittah DIY
Ketua Umum Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Kabar tertangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy oleh KPK di Surabaya menyebar cepat. Ketua PPP Khittah DIY Syukri Fadholi juga mendapat kabar tersebut.
Kepada Harian Jogja, Syukri mengaku prihatin dengan kabar penangkapan pimpinan PPP tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa yang memberi hukuman kepada Romy. Dia beralasan, Romy sudah menggadaikan aqidah dan moralnya demi merebut kekuasaan.
Advertisement
"Saya sudah diberi tahu oleh pengurus PPP di Jawa Timur [terkait tertangkapnya Romy]. Beberapa media juga terus menghubungi," katanya kepada Harian Jogja, Jumat (15/3/2019).
Syukri menggatakan sebagai orang yang dituakan, dia tahu betul sepak terjang Rommy selama ini. Bagaimana aqidah dan moral Romy sudah digadaikan. Dia berharap dua kubu yang berseberangan selama ini bisa melihat secara jelas siapa sosok Romy sebenarnya. "Ini artinya Romy sudah dihukum oleh Allah. Saya prihatin sekaligus kasihan," katanya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
Efisiensi Rapat, Anggaran Jalan Kulonprogo 2026 Naik Drastis
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Imbas Serangan Drone, Kedubes AS di Riyadh Tutup Layanan Total
- Gerakan Jogja Berhati Nyaman di DPRD Kota Jogja Kini Dua Kali Sepekan
- Jadi Daya Tarik Budaya, Melasti Ngobaran Masuk Kalender Wisata 2027
- Film Setan Alas Usung Meta-Horor, Tayang Serentak 181 Layar Bioskop
- Waspada Inflasi, BPS Kota Jogja Pantau Dampak Perang Terhadap Emas
- Ada Kebijakan WFA, Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Kali
- 10 ASN Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK Seusai OTT Bupati
Advertisement
Advertisement







