Waduh, Ramai-Ramai Hijrah ke Malang karena Takut Kiamat

Abdul Jalil
Abdul Jalil Rabu, 13 Maret 2019 19:37 WIB
Waduh, Ramai-Ramai Hijrah ke Malang karena Takut Kiamat

Screenshot unggahan Rizki Ahmad Ridho di grup Facebook ICWP. (Istimewa)

Harianjogja.com, PONOROGO--Lantaran termakan isu kiamat sudah dekat, sebanyak 52 warga Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dikabarkan hijrah ke Malang. Mereka juga sempat menjual semua asetnya.

Peristiwa puluhan warga Desa Watubonang yang hijrah ke Malang itu menjadi perbincangan di media sosial dua hari terakhir. Salah satunya di grup Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP) yang diunggah oleh pengguna akun Rizki Ahmad Ridho.

" #kepoinfo seng omahe watu bonang enek ora jarene lemah\' pdo.di dol.gek pindah neg malang kae kronologine pie.. Seng 2 krngu" jarene kenek doktrin seng kiamat disek dwe daerah kno gek jarene neh kui gae jaket MUSA AS..kui aliran opo lurrr.samarku mbat brawek neg daerah" lio.. Ngnu wae..mergo rdok nyamari babakan ngne kie wedi ko mbat di gae edan lak io.j***** .," bergitu tulis akun Rizki Ahmad Ridho pada Senin (11/3/2019) pukul 10.14 WIB.

Unggahan itu mendapatkan berbagai respons dari netizen. Sejumlah netizen pun balik bercerita mengenai aksi jual aset yang mereka dengar.

Seperti pengguna akun Kang Slm yang mengaku dirinya merupakan warga Desa Watubonang. Ia bercerita temannya ada yang menjual semua barang untuk berangkat ke Malang. Namun, temannya itu tidak mau berkata jujur soal kepergiannya ke Malang.

" Aku wong watubonang Kabare ngno Koncoku yo opo duene tidoli Tak tekoni ora ngaku Budal nyang malang gk oleh pamit," tulisnya dalam kolom komentar.

Pengguna akun Bengkel Kim mengatakan tetangganya ada dua keluarga yang ikut aliran tertentu dan mereka kemudian pindah ke Malang. "tonggoku yo ono 2 keluarga. mbuh aliran opo. jare yo arep kiamat ngunu wongr pinfah neng malang," tulisnya dalam kolom komentar. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : solopos.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online