Advertisement
Walah, Sabu 7 Kilogram Dirilis Polisi Ternyata Tawas
Ilustrasi sabu-sabu. - Ist/Antara
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR--Polres Parepare, Sulawesi Selatan menyatakan, paket tujuh kilogram diduga narkoba jenis sabu-sabu dan dibawa dua orang warga pembawa dua karung bawang merah tercampur minyak goreng yang ditangkap sebelumnya, ternyata hanya tawas.
"Hasil pengujian barang bukti berbentuk kristal bening itu ternyata adalah tawas dan bukan sabu. Pengujian dilakukan di Laboratorium Forensik [Labfor] Polda Sulsel," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Rabu (13/3/2019).
Advertisement
Ia mengatakan penangakapan terhadap warga yang membawa dua karung bawang merah itu karena sebelumnya, Polres Nunukan menyita delapan kilogram sabu dan mengamankan dua orang pelaku.
Hasil interogasi terhadap kedua pelaku mengaku kalau ada pesanan lain yang dikirim ke Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Berdasar infromasi itu anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Parepare melakukan penyelidikan hingga menangkap pembawa bawang merah di tepi jalan Desa Uluale, Kecamatan Watang Pulu.
BACA JUGA
"Karena ada informasi demikian sehingga dilakukan pengecekan. Anggota langsung bergerak cepat dan berdasarkan informannya, ada paketan yang tercampur dengan bahan pangan sedang bergerak," katanya.
Sehari sebelumnya, Senin (11/3/2019), Kasat Narkoba Polres Sidrap AKP Badollahi mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan peredaran tujuh kilogram sabu dan mengamankan dua pelaku.
"Dua yang ditangkap di Sidrap dan dua yang ditangkap di Nunukan. Sementara ini masih dalam penyelidikan bersama dengan Polres Nunukan," katanya.
Kombes Dicky melanjutkan pengiriman tujuh paketan tawas itu diduga adalah bagian dari pengalihan bandar narkoba karena informasi yang diterimanya akan ada pengiriman narkoba dalam jumlah besar masuk ke Sulawesi Selatan.
"Kami sudah monitor dan memang ada rencana pengiriman, tapi mereka sangat cerdik dengan mengelabui anggota menggunakan tawas sebagai pengecoh. Mereka (bandar) sudah mulai ketakutan karena anggota sudah tahu pergerakan sabu dari Malaysia melalui Kalimantan Timur," ucap Kombes Pol Dicky Sondani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tes Urine Kru Bus di Palbapang Bantul: 1 Orang Terindikasi Morfin
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Kelurahan Demangan Jogja Punya 11 Biopori Jumbo, Kelola Sampah Organik
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA, Rabu 11 Maret 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Rabu 11 Maret 2026
- Aprilia Disebut Lebih Menakutkan dari Ducati di MotoGP 2026
- Cuaca DIY, Rabu 11 Maret 2026: Hujan Ringan dan Sedang
- Chip AI Berbasis Foton Dikembangkan di Australia, Ini Kelebihannya
- Pemadaman Listrik, 11 Maret 2026: Kota Jogja Kena Giliran
Advertisement
Advertisement







