Survei: Mayoritas Generasi Muda Indonesia Tetap Ingin Menikah
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
Ilustrasi pelajar./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JAKARTA--Program Indonesia Pintar (PIP) diklaim Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Didik Suhardi telah berhasil meningkatkan jumlah peserta didik.
"Jumlah peserta didik semakin meningkat sejak adanya PIP atau melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini," ujar Didik di Jakarta, Selasa (12/3/2019).
Dia menjelaskan penambahan akses yang dilakukan oleh pemerintah tidak hanya membangun dan membiayai operasional sekolah negeri dan sekolah swasta, termasuk bantuan unit sekolah baru, PIP, dan lainnya.
Dia menambahkan jumlah siswa mencapai 44.506.605 pada 2014/2015, kemudian pada 2016/2017 sebanyak 45.105.949 siswa, dan kemudian mencapai 45.073.778 siswa pada 2018/2019.
Jumlah penerima KIP pada 2014 hanya sekitar 7.950.012 siswa, pada 2015 sebanyak 18.977.014 siswa, pada 2016 sebanyak 19.221.903 siswa, pada 2017 sebanyak 18.248.287 siswa, dan sebanyak 18.745.047 siswa pada 2018. Selanjutnya pada 2019 sebanyak 17.900.000 siswa.
Sementara anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) melalui KIP pada 2014 sebesar Rp4,3 triliun, kemudian pada 2015 sebanyak Rp9,7 triliun dan pada 2016 sebanyak 9,68 triliun.
"Pada 2017, anggaran PIP sebanyak Rp9,46 triliun dan pada 2018 sebanyak Rp9,71 triliun serta pada 2019 sebanyak Rp9,69 triliun," ujar dia.
PIP merupakan pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6 - 21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin: pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),
peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam/musibah. PIP merupakan bagian dari penyempurnaan program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Tujuannya melalui program itu, masyarakat bisa mendapatkan layanan akses pendidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp61.450/kg, telur ayam Rp29.050/kg. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru versi PIHPS Kamis pagi.
Cek jadwal SIM Sleman Juli 2026 lengkap: Satpas, SIM keliling, MPP, dan layanan malam di Sleman City Hall. Simak syarat, biaya, dan tipsnya.
Rangkuman 10 berita terpopuler Harianjogja.com edisi 9 Juli 2026, dari program MBG, investasi, hingga Mandala Krida.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Juli 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A dan C.
Bus KSPN Jogja 2026 hadir dengan tarif mulai Rp12.000. Cek jadwal dan rute ke Pantai Drini, Parangtritis, dan Obelix.