Advertisement
Seremoni Peluncuran Boeing 777X Ditunda
Ilustrasi: Boeing 777. - Salt
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Perusahaan Boeing menunda rencana seremoni peluncuran Boeing 777X menyusul jatuhnya Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang, Minggu (10/3/2019).
Namun, juru bicara Boeing menuturkan tidak ada penundaan peluncuran pesawat berbadan lebar jenis 777X.
Advertisement
Boeing mengatakan bahwa setelah pesawat berjenis Boeing 737 Max 8 milik maskapai Ethiopian Airlines itu jatuh, pihaknya akan memusatkan perhatian pada pemberian dukungan bagi maskapai tersebut dan tidak akan melanjutkan peluncuran pesawat tipe 777X di Seattle pada Rabu (13/3/2019).
"Kami akan mencari peluang untuk memamerkan pesawat baru dalam waktu dekat," kata perusahaan tersebut.
Pengawasan terhadap pesawat produk Boeing, yaitu Boeing 737-8 Max kembali diingatkan usai musibah kecelakaan yang dialami oleh Ethiopian Airlines tujuan Nirobi pada Minggu (10/3/2019). Pesawat tersebut hilang kontak beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa dan dilaporkan menewaskan semua 157 penumpang.
Sebelumnya, pesawat jenis serupa yang dioperasikan oleh Lion Air juga jatuh di perairan Karawang pada 29 Oktober 2018 dan menewaskan 189 orang. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tersebut sedang dalam investigasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Reuters
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BMKG Prediksi Hujan Sedang-Lebat Landa DIY Hingga 4 Februari
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Jokowi Turun Gunung Dukung PSI, Target DPR 2029 di Depan Mata
- Diikuti 1.548 Peserta, MLSC Jogja Seri 2 Tampilkan Persaingan Ketat
- Disdikpora Bantul Matangkan TKA 2026 Jelang SPMB
- Prabowo Siap Rombak Direksi Bank Himbara Demi Ekonomi Nasional
- Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK, Jamin Stabilitas Pengawasan
- Diskusi Terbatas, Ahmad Bahar Ungkap Gagasan di Buku Terbarunya
- Rusia Kecam Tarif AS ke Kuba, Disebut Upaya Pencekikan Ekonomi
Advertisement
Advertisement



