Advertisement

Di AS, Penganut Muslim Banyak Mengalami Diskriminasi

Newswire
Minggu, 10 Maret 2019 - 09:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Di AS, Penganut Muslim Banyak Mengalami Diskriminasi Bendera Amerika Serikat - Ist/WallpaperCave

Advertisement

Harianjogja.com, AS--Berdasarkan survei yang diselenggarakan di situs The Hill oleh perusahaan riset HarrisX, penganut Muslim di Amerika Serikat lebih banyak mengalami diskriminasi daripada kelompok agama lainnya.

Berdasarkan survei tersebut, ditemukan 85% responden menyatakan Muslim mengalami diskriminasi, sementara 79% menyatakan bahwa orang Yahudi didiskriminasi. Selain itu, sekitar 61% responden mengatakan orang Kristen menghadapi diskriminasi, dan 55% mengatakan kelompok ateis menghadapi diskriminasi.

Advertisement

Survei itu dilakukan selama sepekan di mana resolusi anti kebencian disahkan di Kongres untuk mengutuk anti-Semitisme, Islamofobia, dan bentuk-bentuk fanatisme lainnya. "Ini pertama kalinya dalam sejarah bangsa di mana kami memilih resolusi yang mengutuk fanatisme anti-Muslim," kata anggota Kongres yang beragama Islam, yaitu Ilhan Omar, Rashida Tlaib, dan Andre Carson dalam sebuah pernyataan.

Omar juga melayangkan kritik ke Israel, hingga memicu amarah di kalangan kritikus yang menuding pernyataan itu anti-Semit. Anggota Kongres Eliot Engel mengatakan pernyataan Omar "tidak dapat diterima dan sangat ofensif".

Survei Hill-HarrisX berlangsung pada 1-2 Maret dengan sebanyak 1.003 partisipan terdaftar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Momen Lebaran, Tingkat Hunian Hotel Bantul Hanya 70 Persen

Momen Lebaran, Tingkat Hunian Hotel Bantul Hanya 70 Persen

Bantul
| Kamis, 26 Maret 2026, 19:57 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement