Advertisement

Ma'ruf Amin Minta MUI Tidak Dijadikan Kendaraan Politik

Aziz Rahardyan
Jum'at, 22 Februari 2019 - 14:35 WIB
Budi Cahyana
Ma'ruf Amin Minta MUI Tidak Dijadikan Kendaraan Politik Ma'ruf Amin - JIBI/Bisnis Indonesia/Aziz Rahardyan

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 KH Ma'ruf Amin mengingatkan agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) tetap netral dan independen selepas menyelenggarakan Malam Munajat 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).

"Kalo munajatnya sih tidak masalah, yang penting jangan jadi kendaraan politik, dan jangan mempolitisasi MUI," ungkap kiai yang pernah menjadi Ketua Umum MUI dan Rais Aam PBNU ini di rumahnya, Jumat (22/2/2019).

"Ya saya ini Ketum MUI, saya cawapres, tapi saya tidak mau menggunakan MUI sebagai kendaraan politik saya, MUI biar independen, tidak boleh digunakan, itu sudah menjadi kesepakatan. Karena itu MUI DKI [Jakarta] jangan menggunakan MUI sebagai kendaraan politik, itu menyimpang dari kesepakatan," tambahnya.

Dalam acara Malam Munajat 212 bertajuk Mengetuk Pintu Langit untuk Keselamatan Agama Bangsa dan Negara tersebut, MUI DKI Jakarta bersama Lembaga Dakwah Front dan Majelis Taklim se-Jabodetabek bekerja sama menjadi panitia.

Ma'ruf menilai 212 dalam acara Malam Munajat 212 bukanlah gerakan yang dahulu dia koordinasikan ketika ramai kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Apalagi, dirinya tidak diundang dalam acara tersebut.

"Jadi kalo soal 212 itu sebenarnya kalau masalahnya [dengan Ahok] sudah selesai. Kenapa? Karena kan sifatnya penegakan hukum [tindak pidana penistaan agama], tapi kalo untuk bermunajat, bersilahturahim, tidak ada masalah," jelasnya.

"Yang penting jangan 212 dijadikan kendaraan politik, itu aja. Saya itu kan yang mendorong 212, yang membuat fatwanya kan saya, yang dibela kan fatwa yang saya buat dulu, gitu lho," ungkap Ma'ruf.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Masjid Jogokariyan Siapkan 370 Lapak Pasar Sore Ramadan

Masjid Jogokariyan Siapkan 370 Lapak Pasar Sore Ramadan

Jogja
| Rabu, 04 Februari 2026, 23:37 WIB

Advertisement

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

Wisata
| Rabu, 04 Februari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement