Advertisement
Timses: Prabowo Layak Disebut Profesor karena Menguasai Banyak Bidang
Capres-cawapres Nomor Urut 02 Prabowo (kiri)-Sandiaga Uno bersiap mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat pertama mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. - ANTARA/Sigid Kurniawan.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Calon Presiden Prabowo Subianto dianggap sudah layak disebut sebagai profesor karena menguasai banyak bidang yang akan dibahas dalam debat.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso. Ia menjamin debat Capres kedua akan berlangsung seru.
Advertisement
Priyo mengatakan Ketua Umum Partai Gerindra itu rajin membaca buku. Ia mengklaim intelektual Prabowo seharusnya sudah bisa dikategorikan sebagai profesor.
"Seungguhnya beberapa profesor katakan bahwa Prabowo sudah layak untuk jadi Profesor, Doktor, termasuk di bidang yang akan didebatkan," kata Priyo saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).
BACA JUGA
Politisi Partai Berkarya itu juga menjamin akan ada kejutan dari Prabowo Subianto saat debat capres kedua yang membahas tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, serta infrastruktur.
"Nanti akan ada kejutan karena beliau kuasai bidang. Masalah pangan, energi, energi terbarukan, konsentrasi beliau yang akan bangun swasembada pangan, swasembada energi, swasembada air. Itu kata2 kunci dan ada dipikiran beliau," jelasnya.
Priyo menambahkan, Prabowo belakangan sering bertemu dengan akademisi dan profesor untuk menyerap sejumlah masukan jelang debat capres kedua yang akan berlangsung pada 17 Februari mendatang.
"Hari-hari ini beliau terima akademisi dan profesor, sepekan ini ya, beliau terima masukan. Tapi di bidang ini Prabowo sangat menguasai, jangan under estimate," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Gempa dan Hidrometeorologi Masih Mengancam, Bantul Siaga
- KSP Nasari Dorong Kemandirian Koperasi Desa/Kelurahan
- Jadwal KA Bandara YIA 12 Februari 2026 Lengkap
- Daihatsu Bertahan di Posisi 2, Gran Max Pick Up Jadi Andalan
- Giliran Jogja dan Kalasan Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 12 Februari 2026
- Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Kamis 12 Februari 2026
Advertisement
Advertisement








