Advertisement

Sejarah Tersembunyi Imlek di Indonesia akibat Represi Orde Baru

Putri Salsabila
Selasa, 05 Februari 2019 - 17:25 WIB
Budi Cahyana
Sejarah Tersembunyi Imlek di Indonesia akibat Represi Orde Baru Sejumlah warga keturunan Tionghoa melakukan ritual buka pintu di Klenteng Tek Hay Kiong, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (2/2/2019). Ritual buka pintu lima unsur tersebut sebagai tanda dimulainya kegiatan perayaan Imlek 2570. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Perayaan Tahun Baru Imlek pernah dilarang di Indonesia pada era otoritarianesme Orde Baru. Warga pun bersiasat mengubah ucapan Imlek.

Menurut guru dan konsultan bazi dan fengshui Suhu Tan Kim Tian, pelarangan tersebut akhirnya mengubah ucapan-ucapan saat perayaan Imlek.

“Dulu di Indonesia ucapan tahun baru Imlek disebut dengan Sin Cun Kiong Hi maknanya selamat memasuki musim semi yang baru. Namun perayaan ini sempat dilarang sejak dilayangkan Instruksi Presiden no.14 tahun 1967, sehingga berubah menjadi Gong Xi Fat Cai,” ujarnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Jumat (1/2/2019).

Menurutnya, pelarangan tersebut mengubah ungkapan Gong xi xin nian’yang berarti selamat tahun baru menjadi Gong Xi Fat Cai yang sebenarnya kurang tepat. sehingga kini diubah ucapannya lebih tepat menjadi Selamat Tahun Baru Imlek.

Selama orde baru, etnis Tionghoa tidak diakui sebagai suku bangsa dan dikategorikan sebagai non pribumi. Pelarangan tersebut akhirnya dicabut setelah orde baru berakhir dengan diterbitkannya inpres No. 26 1998 oleh Presiden Habibie.

Aturan yang terbit membatalkan aturan-aturan diskriminatif terhadap komunitas Tionghoa. Dalam konsep kebangsaan, Gus Dur akhirnya meniadakan konsep pribumi dan nonpribumi.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Kunjungan Turis Asing hingga Event Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke DIY

Sleman
| Minggu, 14 Agustus 2022, 14:07 WIB

Advertisement

alt

Menikmati Pemandangan Tujuh Gunung dari Ngablak Magelang

Wisata
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement