Advertisement
Polisi Bantah Belasan Makam di Magelang Dirusak karena Sentiman Agama, Ini Alasannya
Ilustrasi permakaman - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG– Polisi membantah perusakan belasan makam di Magelang karena berlatar agama.
Polres Kota Magelang memastikan perusakan sejumlah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giriloyo bukan akibat sentimen agama atau SARA. Saat ini, polisi masih mengejar pelaku perusakan makam seluas 16, 8 hektare tersebut.
Advertisement
"Ini yang dirusak bukan hanya makam Kristiani. Ada makam Muslim juga yang dirusak. Terdapat 12 makam yang dirusak, terdiri dari 11 makam Kristiani dan satunya lagi makam Muslim," kata Kapolres Kota Magelang, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, Kamis (3/1/2019).
Polisi mengaku terkendala mencari ahli waris masing-masing makam untuk dimintai keterangan. Sebab, kebanyakan makam yang dirusak diperkirakan sudah tua sehingga tak mudah melacak keberadaan ahli waris atau keluarganya.
BACA JUGA
"Kita kerepotan untuk mencari ahli waris. Karena makam yang diduga dirusak itu mayoritas makam sudah tua. Kita sudah memeriksa saksi terkait laporan adanya perusakan makam yakni pelapor dan penjaga makam," jelasnya.
Makam-makam yang dirusak itu rencananya akan direnovasi terutama di bagian nisan. Sementara untuk menenangkan warga, polisi beserta Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Pemkot Magelang juga telah menggelar pertemuan.
“Kita meminta seluruh warga masyarakat untuk tidak terpancing isu SARA. Termasuk mengaitkan dengan tahun politik, itu juga tidak perlu. Yang pasti itu adalah tindakan kriminal. Pelaku bisa dijerat Pasal 406 KUHP tentang perusakan," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Trans Jogja, Minggu 4 Januari 2026
- Serangan AS ke Venezuela Tewaskan 40 Orang, Maduro Diklaim Ditangkap
- Toprak Razgatlioglu Bidik Duel Lawan Marc Marquez di MotoGP 2027
- Jadwal Layanan SIM Corner di Jogja Hari Ini, Minggu 4 Januari 2026
- Semenanjung Korea Memanas, Korea Utara Uji Rudal Balistik
- Sejarah Reli Dakar: Dari Afrika ke Arab Saudi
- Jadwal Bus Sinar Jaya ke Pantai Parangtritis dan Baron, 13 Januari
Advertisement
Advertisement




