Dikecam soal Isu 7 Kontainer Surat Suara Pemilu, Andi Arief Sebut Sekjen PDIP Buta Huruf Baca Twitter

Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya. - suara.com/Agung Sandy Lesmana
03 Januari 2019 12:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Kecaman terkait isu hoaks 7 kontainer beirisi surat suara pemilu yang telah dicoblos ditanggapi Andi Arief.

Politisi Demokrat Andi Arief tak takut dilaporkan ke polisi gegara kicauannya soal isu 7 kontainer surat suara Pemilu 2019 yang sudah dicoblos. Andi Arief berkicau seperti itu lantaran ingin menyelamatkan Pemilu 2019.

Andi Arief juga tidak senang dengan komentar Sekertaris Jenderal Hasto Kristiyanto yang menyebut tweetnya sangat provokatif.

"Silahkan saja kalau Saya mau dilaporkan, tinggal aparat hukum mau berpihak pada Hasto Sekjen PDIP yang buta huruf membaca tuit saya, atau berpihak pada saya yang ingin menyelamatkan pemilu supaya jurdil," kata Andi Arief dalam akun Twitternya, @AndiArief__ , Kamis (3/1/2019) siang.

Sebelumnya sejumlah pihak akan melaporkan pernyataan hoaks Andi Arief itu. Mulai dari KPU, relawan Jokowi, sampai Kemendagri.

KPU sudah membuktikan datang ke Tanjung Priok dan Bea Cukai soal kicauan Andi Arief. Di sana tidak ditemukan surat suara yang sudah dicoblos seperti yang diucapkan Andi Arief.

Sumber : Suara.com