Advertisement
TKN Jokowi-Ma'ruf: Kawan-Kawan Sebelah Jangan Ngomongin HAM, Malu Kita
Calon Presiden dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan nomor urut pasangan calon untuk pemilihan Presiden 2019, di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018). - Reuters/Darren Whiteside
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga menyindir kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia yang jatuh pada hari ini, Senin (10/12/2018).
Menurut Arya, kubu Prabowo-Sandiaga sebaiknya tidak usah ikut-ikutan membahas soal peringatan hari HAM Sedunia.
Advertisement
"Lebih baik, kawan-kawan sebelah jangan ngomongin HAM, malu kita," ujar Arya di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).
Sindiran Arya ini tercetus karena ia menganggap Prabowo memiliki latar belakang yang tidak baik dalam hal HAM. Sementara, sosok Jokowi dianggapnya sangat bersih dari catatan persoalan HAM di masa lalu.
BACA JUGA
"Pak Jokowi enggak ada masalah di masa lalu mengenai permasalahan HAM. Sedikit pun enggak ada itu. Kalau yang sebelah Anda tahu itu. Kalau kelompok sebelah ngomongin HAM, itu namanya melawak," ucapnya.
Menurut Arya, dalam bidang penegakan HAM, pemerintahan Jokowi dianggapnya telah memenuhi hak-hak rakyat. Contohnya, mulai dari akses ke pendidikan dengan menggunakan Kartu Indonesia Pintar dan juga jaminan kesehatan nasional.
Selain itu, pembangunan infrastruktur juga dinilai sebagai bentuk pemenuhan hak masyarakat oleh pemerintahan Jokowi. "Jadi, tidak hanya soal pelanggaran HAM, tetapi soal bagaimana tegaknya hal-hal mendasar dari kehidupan masyarkat untuk mengakses bagian kehidupan mereka," pungkas Arya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon UE Ikut Berduka
- Gelombang Penumpang Kereta Mengular di Awal Libur Paskah
Advertisement
Advertisement









