Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2018 Meningkat

Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Andi Rambe
23 November 2018 06:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Para jemaah haji Indonesia merasa puas dengan pelayanan yang ada. Hal itu berdasarkan laporan hasil survei kepuasan jemaah haji Indonesia (SKJHI) 2018 yang diluncurkan Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag).

"Indeks kepuasan jemaah haji Indonesia tahun 2018 ini mencapai 85,23 persen telah memenuhi kriteria sangat memuaskan," kata Kepala BPS, Suhariyanto di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).

Suhariyanto menambahkan, indeks kepuasan jemaah haji tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni sebesar 0,38%. Tahun lalu kepuasan jemaah hanya mencapai 84,85%.

Indeks kepuasan jemaah haji ini diambil dari tinjauan pelayanan petugas sebesar 87,69%, transportasi bus antarkota 88,25%, pelayanan bus salawat 87,65, ibadah 87,12%, pelayanan katering non-Armina 86,91%.

Selain itu, jemaah menyoroti mengenai pelayanan akomodasi hotel 86,02%, pelayanan lain-lain 85,61%, pelayanan katering di Armina 84,38%, pelayanan bus Armina 81,09% dan pelayan tenda 77,59%.

Terkait dengan pelayanan jarak dari bandara, pelayanan jemaah selama di Madinah, Makkah dan tempat-tempat lainnya selama di Arab Saudi penilannya lebih dari 80%.

"Kata yang sering disebut oleh petugas selama berhaji itu 'petugas'," ujar Suhariyanto.

Dalam survei itu, para jemaah kebanyakan mengeluhkan mengenai pelayanan ketika berada di Armina seperti tenda hingga toliet.

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang hadir dalam peluncuran survei itu mengaku berterimakasih kepada BPS. Kemenag, kata Lukman, senantiasa melakukan evaluasi internal penyelenggaraan ibadah haji ini.

"Saya sungguh bersyukur, saya harus menyampaikan syukur berkali-kali atas paparan ini," ucap Lukman.

Sumber : Okezone.com