New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Petugas kepolisian melakukan pengamanan terhadap tersangka berinisial HS seusai rilis kasus pembunuhan satu keluarga, di Polda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018)./Antara-Aprillio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA- Rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat mengungkap aksi detail pembunuhan yang diduga dilakukan tersangka Haris Simamora (HS).
Haris Simamora, tersangka kasus pembunuhan terhadap keluarga Diperum Nainggola alias Gaban memperagakan adegan terkait detik-detik pembunuhan sadis tersebut. Tersangka mempraktekkan sebanyak 35 adegan dalam prarekonstruksi yang digelar di Polda Metro Jaya, Senin (19/11/2018).
Agenda pra rekonstruksi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Unit I Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Malvino Edward. Dirinya mengatakan jika adegan yang diperankan mulai dari kedatangan Haris ke kediaman Diperum hingga proses pembunuhan terjadi.
Polisi juga turut menghadirkan dua boneka untuk memperagakan adegan saat para korban dihabisi oleh Haris. Aksi pemukulan terhadap Gaban dan istrinya, Maya Ambarita terjadi pada adegan ke 11 hingga ke 17. Haris membunuh kedua korban dengan menggunakan linggis.
"Adegan ke 11, tersangka HS memukul keras 1 kali ke kepala bagian atas kepala Diperum. Adegan ke 12, korban terjatuh. Adegan ke 13, Maya sempet terbangun, dan dipukul kepalanya. Adegan ke 14, Maya sadar dan terbangun kemudian kembali dipukul 2 kali pakai linggis di bagian kepalanya," ungkap Malvino di Polda Metro Jaya.
Dari adegan ke-15, kuda korban sudah tergeletak. Untuk memastikan korban tewas, Haris kemudian menusuk leher Gaban dan Maya sebanyak 3 kali.
"Adegan ke 15, kedua korban sudah tidak bergerak. Sementara Diperum dipukul lagi dua kali. Adegan ke 16, Diperum ditusuk 3 kali di leher sehingga mengeluarkan darah. Adegan ke 17, tersangka menusuk leher Maya tiga kali," Malvino menandaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.