Wabah Ebola di Kongo Memburuk, Kasus Suspek Tembus 900 Orang
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kian mengkhawatirkan. Lebih dari 900 kasus suspek dan 223 kematian dilaporkan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, MEDAN—Sebanyak 57 adegan dalam rekonstruksi terkait dengan kasus pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu, Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo, Jumat (19/7/2024)
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol. Hadi Wahyudi menjelaskan rekonstruksi dilaksanakan sejak Jumat siang [kemarin] hingga malam hari berjalan lancar.
"Para tersangka melakukan adegan dengan baik didampingi oleh penasihat hukum dan menghadirkan 15 saksi," ujar Hadi di Karo, Jumat, malam.
BACA JUGA: Simpatisan SYL yang Melakukan Penganiayaan Terhadap Jurnalis, Ditangkap Polisi
Menurut Hadi semua proses kasus ini adalah kepentingan penyidikan dan semuanya akan dituangkan dalam berita acara. Dalam rekonstruksi ini, kata dia, untuk memperkuat penyidikan yang sudah berjalan serta dipertanggungjawabkan dalam persidangan.
"Polisi terus melakukan pekerjanya dengan profesional, dan tentu semua ini juga membutuhkan dukungan masyarakat," kata Kombes Pol. Hadi.
Dalam rekonstruksi tersebut, kata mantan Kepala Polres Biak ini, dari tempat kejadian perkara (TKP) pertama sampai keenam menjadi catatan para penyidik.
"Saya sampaikan itu seluruhnya dituangkan dalam berita acara penyidikan. Kita tunggu proses ini berjalan hingga nanti ke tahap persidangan," tutur dia.
Sebelumnya, Polda Sumut mengungkapkan bahwa tersangka B yang memerintahkan kedua pelaku lainnya membakar rumah korban Rico Sempurna Pasaribu.
BACA JUGA: Usut Kematian Wartawan di Karo, Polda Sumut Periksa 28 Saksi
"Tersangka B menyuruh YT membakar, serta memberikan uang Rp130 ribu kepada RAS untuk dibelikan minyak pertalite dan solar untuk membakar rumah korban," katanya.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut, mengakibatkan empat korban jiwa, yakni Rico Sempurna Pasaribu, Efprida Boru Ginting (istri), Sudi Inveseti Pasaribu (anak), dan Lowi Situngkir (cucu) pada Kamis (27/6) dini hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kian mengkhawatirkan. Lebih dari 900 kasus suspek dan 223 kematian dilaporkan.
Primbon Jawa menyebut Jumat Legi dan Jumat Pahing sebagai weton yang memiliki hari naas pada Senin Wage, 1 Juni 2026. Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Selain Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026 juga diperingati sebagai Hari Susu Sedunia dan Hari Orang Tua Sedunia. Simak sejarah dan makna ketiga peringatan terseb
Ramalan zodiak Senin 1 Juni 2026 untuk Aries hingga Pisces. Leo diprediksi bersinar, Virgo memperbaiki hubungan, Gemini menemukan peluang karier baru, sementara
Panduan lengkap agenda wisata dan hiburan Jogja Juni 2026. Info jadwal perhelatan Keroncong Plesiran Prambanan, ARTJOG, konser Nadin Amizah, hingga Jogja Marath
Jadwal penutupan pelayanan SIM Ditlantas Polda DIY pada Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Simak aturan ketat dispensasi satu hari bagi SIM yang kedaluwarsa.