Advertisement
Dianggap Berbau HTI, Acara Kekhalifahan Islam se-Dunia di Bogor Dilarang Polisi

Advertisement
Harianjogja.com, BOGOR - Gara-gara dianggap berbau HTI, Polres Bogor menolak memberikan terkait acara 'Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Islam se-Dunia' yang akan digelar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Hal itu disampaikan Kapolres Bogor AKBP AM Dicky di Malpolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor. Menurutnya, acara yang sedianya digelar pekan depan itu erat dengan organisasi yang dilarang pemerintah yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Advertisement
"Hasil penyelidikan kegiatan itu sangat kaitan erat dengan mengganti pemerintahan NKRI dari Pancasila, Demokrasi menjadi Khilafah. Jadi kami tidak akan berikan izin," katanya, Selasa (13/11/2018).
Tidak hanya itu, acara tersebut juga berpotensi terjadi konflik aksi penolakan dengan masyarakat Kabupaten Bogor. Pihaknya pun juga berkoordinasi dengan pengelola Az-Zikra untuk tidak memberikan izin.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Az-Zikra bahwa pihak Az Zikra juga tidak akan memfasilitasi tempat tersebut sebagai lokasi acara karena acara tersebut tidak mendapatkan izin dari kepolisian," tegasnya.
Namun, pihaknya akan melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Jika acara tersebut tetap dilaksanakan, petugas tidak segan membubarkannya secara paksa.
"Nanti pas hari H, kami juga akan siagakan anggota di sana. Kalau masih tetap dilakukan kita akan bubarkan paksa. Kita juga imbau masyarakat khsusnya warga Bogor tidak hadir dalam acara tersebut," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
Advertisement

Penyaluran Dana Penguatan Modal 2024 di Sleman Mencapai Rp3,09 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- PM Anwar Beri Bantuan Tunai untuk Korban Terbakarnya Pipa Petronas Gas Berhand
- PMI Sediakan Hadiah dan Suvenir Bagi Pendonor
- Sehari, 41.197 Kendaraan Keluar dari Pintu Tol di Klaten
- Arus Balik via Transportasi Udara Dimulai Hari Ini
- Menteri Karding Larang Warga Kerja di Kamboja dan Myanmar, Ini Alasannya
- Warga Wonogiri Ditemukan Meninggal di Sungai Code, Berikut Penjelasan Kepala Desa
- Bikin Septitank, Penyintas Gunung Lewotobi Temukan 16 Granat
Advertisement
Advertisement