Mantan Pilot Jelaskan Penyebab Lion Air JT610 Hancur

Newswire
Newswire Sabtu, 03 November 2018 11:17 WIB
 Mantan Pilot Jelaskan Penyebab Lion Air JT610 Hancur

Puing-puing pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). /Suara.com-Walda

Harianjogja.com, JAKARTA - Pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Mantan pilot yang juga Purnawirawan Kepolisian, Kapten John Brata menjelaskan penyebab hancurnya pesawat tersebut.

Menurut John, ‎pilot yang membawa armada Lion Air dengan nomor penerbangan JT610 saat mengalami mesin mati sedang tidak fokus. Sehingga, ketika pesawat sudah tidak memiliki tekanan, jatuh dengan kecepatan yang tinggi.

"Karena kalau mesinnya mati, itu masih ada tenaganya sedikit. Itu enggak emergency, abnormal," kata John kepada Okezone, Sabtu (3/11/2018).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kapten John, pilot yang menerbangkan pesawat Lion Air nahas tersebut itu tidak mengurangi kecepatan. Oleh karenanya, berdasarkan prediksi John, pesawat menukik tajam dan menghantam perairan hingga hancur.

"Jadi pesawatnya nukik melebih 300 knots. Dia berusaha naik, itu waktu jatuh, dia tidak sempat meng-handle. Akhirnya pecah," terangnya.

Prediksi John terebut juga diperkuat setelah melihat serpihan-serpihan pesawat yang tidak utuh. John menduga, pesawat Lion Air tersebut menghantam dengan kencang lautan seperti menabrak tembok.

‎"Makanya sekarang berantakan, itu karena tekanan, presurre-nya tinggi," ungkapnya.





 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : okezone.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online