Blokir Rekening Peserta Demo, Bank Mandiri Dihujat hingga Minta Maaf
Bank Mandiri meminta maaf atas pemblokiran rekening warga Pati yang berisi sekitar Rp80,9 juta dan menjelaskan alasan pemblokiran.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno./Suara.com-Ummi Hadyah Saleh
Harianjogja.com, JAKARTA- Sandiaga Uno merespons omelan Menteri Susi Pudjiastuti ke dirinya dengan mengajaknya berwisata.
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno diketahui kerap disemprot Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti karena dianggap tidak memahami regulasi penangkapan ikan. Meski begitu, Sandiaga malah menagih janji Menteri Susi untuk wisata ke Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Sandiaga masih ingat dengan janji Menteri Susi yang akan mengajaknya ke Wakatobi seusai dirinya menata Danau Sunter menjadi seperti Danau Jenewa, Swiss pada akhir tahun lalu. Tantangan itu pun dilanjutkan dengan lomba adu cepat olahraga air.
"Anytime saya ajak Ibu Susi ke Wakatobi belum dijawab sampai sekarang. Ya, sebenernya bukan dia yang ajak karena dia yang berjanji waktu itu. Bu Susi bilang kalau pak Sandiaga bersihin Danau Sunter, Pulau Tidung mulai ditata, hadiahnya ke Wakatobi," kata Sandiaga di SMA Pangudi Luhur Jakarta, Jalan Brawijaya IV, Jakarta Selatan, Sabtu (27/10/2018).
Namun Sandiaga meminta untuk tidak memanaskan soal \'tagihannya\' kepada Menteri Susi. Pasalnya, Sandiaga mengaku bahwa dirinya bersahabat dengan Menteri Susi.
Selain itu Sandiaga pun menjelaskan bahwa selama mengunjungi pesisir-pesisir selama masa kampanyenya, keluhan para nelayan bukan lah ditujukan kepada Menteri Susi. Sandiaga menyebut para nelayan mengeluhkan kinerja pemerintahan.
Pernyataan Sandiaga itu merujuk kepada amarah Menteri Susi yang ditujukan kepadanya karena dianggap tidak paham dengan peraturan terkait perizinan penangkapan ikan.
Yang terakhir, Menteri Susi menyebut kata goblok saat mendengar Sandiaga akan memudahkan perizinan apabila dirinya terpilih pada Pilpres 2019 usai mendengar keluhan dari nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalsari, Tegal, Kamis (25/10/2018). Para nelayan disana mengeluh kepada Sandiaga karena adanya pelarangan menggunakan alat tangkap ikan cantrang.
"Malah mereka nggak sebut bu Susi kok, mereka sebut pemerintah. Tapi perizinan dipermudah. Pemerintah yang mereka lihat itu presiden jadi kebijakan presiden yang mereka inginkan ke depan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bank Mandiri meminta maaf atas pemblokiran rekening warga Pati yang berisi sekitar Rp80,9 juta dan menjelaskan alasan pemblokiran.
PSEL Bekasi resmi dibangun dengan investasi Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mengolah 500.000 ton sampah per tahun dan menghasilkan energi hijau.
Kabut asap karhutla mengganggu 10 penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Jarak pandang sempat turun hingga 200 meter
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (26/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menggelar panen raya komoditas padi, penyerahan bantuan alat pertanian,
PLTS Terapung Gajah Mungkur mulai dibangun dengan investasi Rp1,6 triliun dan ditargetkan beroperasi akhir 2027.