Mengapa Prabowo Ngotot Ingin Pulangkan Habib Rizieq ke Indonesia? Ini Jawabannya

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. - Nurul Hidayat/Bisnis Indonesia
26 Oktober 2018 18:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat ini berada di Arab Saudi usai tersandung beberapa kasus di Indonesia. Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto sempat berucap untuk memulangkannya Pilpres 2019.

Lantas mengapa Prabowo kekeuh untuk memulangkan Habib Rizieq ke Indonesia?

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono menjelaskan sosok Habib Rizieq memiliki pengaruh yang kuat apalagi untuk masa-masa kampanye. Pasalnya, Habib Rizieq diketahui memiliki massa dengan jumlah yang sangat banyak.

"Kita harus anggap penting sekecil apalagi ini seorang Habib Rizieq yang berpengaruh dan jaringannya besar jadi ya tentu kita merasa mendapatkan tambahan kekuatan sekiranya pak Habib Rizieq juga mendukung kami," kata Ferry, Jumat (26/10/2018).

Namun Ferry belum bisa memastikan kapan kepastian Prabowo akan menjemput Habib Rizieq sesuai dengan janjinya apabila dirinya terpilih menjadi Presiden RI periode 2019-2024.

Wacana memulangkan Habib Rizieq sudah dibahas Prabowo kala dirinya mengunjungi Habib Rizieq di Arab Saudi pertengahan 2018 lalu. Akan tetapi, secara teknis belum ada pembahasan lebih lanjut bagaimana Prabowo akan membawa Habib Rizieq pulang ke Indonesia.

"Baru ada keinginan waktu itu kan pernah bertemu ketika pak Prabowo ke Mekah ketemu Habib Rizieq dan menyampaikan akan bertemu dengan pihak yang kompeten dan kemudian berusaha untuk memulangkan Habib Rizieq karena itu juga haknya Habib Rizieq untuk pulang," pungkasnya.

Untuk diketahui, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara Hari Santri Nasional dan milad Front Santri Indonesia ke-1 yang digelar oleh FPI di Bogor, Senin (22/8/2018) malam.

Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat mendoakan kesehatan untuk Habib Rizieq dan mengharapkan kalau Habib Rizieq bisa segera pulang ke Indonesia sebelum Pilpres 2019 digelar.

"Kalau bisa, Habib Rizieq sebelum saya terpilih bisa kembali. Kalau tidak, saya yang akan jemput beliau," kata Prabowo.

Sumber : suara.com