Advertisement
Ingat Beban Utang, Menteri Sri Mulyani Peringatkan Kemenhub soal Proyek Infrastruktur
Menteri Kuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan kepada wartawan terkait realisasi APBN triwulan pertama 2018 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018). - Antara/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah harus benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk jeli dalam membangun proyek infrastruktur. Menurutnya, Kemenhub harus benar-benar membangun proyek infrastruktur yang sesuai kebutuhan dan memiliki nilai keekonomian yang tinggi.
Advertisement
Menurutnya, jika dalam mengerjakan proyek tidak jeli akan menimbulkan beban dua kali. Beban pertama, proyek yang tidak bagus. Artinya masyarakat tidak dapat menikmati infrastruktur yang sudah dibangun secara maksimal, atau justru proyek tersebut akan sepi peminat.
Beban kedua adalah beban utang yang kemungkinan akan meningkat. Menurutnya, dengan uang yang beredar semakin langka menimbulkan gejolak pada perekonomian dan nilai tukar Rupiah.
BACA JUGA
Di saat nilai tukar mengalami pelemahan maka beban impor Indonesia akan semakin besar. Jika besar, maka utang pun berpotensi untuk meningkat nilainya.
"Kalau tidak punya program yang memiliki power of return ya tidak bagus anda berpotensi menghasilkan beban dua kali. Pertama menghasilkan proyek yang tidak bagus, kedua uang ini menjadi sangat langka. Jadi anda membebani ini," ujarnya dalam acara Leadership di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (22/10/2018).
Apalagi menurutnya, Sri Mulyani saat ini kondisi perekonomian dunia mengalami perubahan yang cukup signifikan. Bahkan beberapa negara pun mulai terkena dampaknya.
"Dunia berubah tidak hanya demografi tapi dari sisi bahwa mereka membutuhkan aspirasi yang cukup tinggi. Tapi dunia dihadapkan suasana yang cukup pelik," jelas Ani.
"Waktu anda mendesain suatu proyek waktu suku bunganya rendah proyek proyek apapun menjadi menarik. Bahkan proyek yang enggak mutupun menjadi kerena karena cost of money menjadi sangat murah," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
Waspada Leptospirosis di Kota Jogja, Enam Kasus Ditemukan Awal 2026
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Sebut Anggaran MBG Fantastis, Mahasiswa Bantul Tuntut Evaluasi Total
- Volume Sampah Ramadan di Jogja Naik, DLH Pastikan Depo Tetap Kosong
- Imunisasi Anak Mudik Lebaran Disarankan 14 Hari Sebelumnya
- Dampak Konflik Timur Tengah, 15 Penerbangan di Bandara Soetta Batal
- Bawaslu Sleman Gencarkan Edukasi Pemilu Sambil Ngabuburit
- Wisata Bantul Sepi Saat Ramadan, Pelaku Usaha Fokus Benahi Fasilitas
- Penerbangan Normal, Amphuri Sebut Umrah DIY Tetap Berjalan
Advertisement
Advertisement







