Advertisement
Ini Strategi Kampanye Kubu Jokowi
Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kanan) dan Ma'ruf Amin saat tiba di RSPAD untuk tes kesehatan yang diselenggarakan KPU, Jakarta, Minggu (12/8). - ANTARA/Akbar N
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Jokowi mengklaim akan mengampanyekan keberhasilan program pemerintah yang selama ini sudah berjalan di bawah kepemimpinan capres petahana tersebut.
Direktorat Informasi Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin, Dwi Badarmanto mengklaim hanya akan melakukan kampanye positif. Hal itu dinilai sebagai bentuk komitmen pasangan capres dan cawapres nomer urut 02 untuk menjaga situasi politik pada Pilpres 2019.
Advertisement
Dwi mengatakan meskipun kampanye negatif tidak dilarang ia mengaku menghidari hal itu. Menurutnya TKN Jokowi - Maruf Amin lebih mengutamakan kampanye dengan cara yang kreatif.
"Kita akan kampanye secara fun dan mengutamakan kampanye kreatif. Bukan yang membuat tegang apalagi membuat putus harapan masyarakat," kata Dwi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018).
BACA JUGA
Lebih lanjut, Dwi menilai kampanye negatif hanya akan membuang waktu. Dia mengungkapkan hanya akan terfokus untuk menyampaikan capaian-capaian pemerintahan Jokowi selama di periode pertama.
Selaian itu, juga akan menyampaikan terkait program-program yang akan dilakukan Jokowi untuk periode kedua nanti.
"Banyak prestasi dan kinerja Jokowi yang sudah dilakukan. Ini yang harus disampaikan kepada masyarakat," pungkasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Presiden PKS, Sohibul Iman mempersilakan kadernya untuk melakukan kampanye negatif pada Pemilu 2019. Hal itu menuai banyak perhatian dari beberapa pihak. Salah satunya dari TKN Jokowi - Ma'ruf.
"Saya dalam beberapa kesempatan 80 persen dalam kampanye kita harus positive campaign. Silakan antum masuk ke negative campaign cukup 20 persen," kata Sohibul di acara Konsolidasi Nasional PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
- Gas Tertawa Meledak, Lima Remaja Tewas dalam Kebakaran Apartemen
- Arab Saudi dan Iran Awali Ramadan 1447 H di Hari yang Berbeda
Advertisement
Efisiensi Anggaran, Bantul Target PAD Lewat Dividen BUMD
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Efektivitas Program MBG Ramadan Jadi Sorotan Akademisi
- Bukber di Kulonprogo, Santap Kambing Guling dengan View Bandara
- Pemkab Bantul Jamin Biaya Perawatan Korban Bencana Angin Kencang
- KPK Periksa Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Impor Barang KW
- Menhub dan Pemda DIY Matangkan Persiapan Angkutan Lebaran 2026
- Promo Bright Gas Ramaikan Kampoeng Ramadan Jogokariyan 2026
- Guru SLB di Jogja Diduga Lakukan Kekerasan Seksual ke Murid
Advertisement
Advertisement







